PEKANBARU – Laga terakhir di pekan ke 22, PSPS melawan Persibat Batang di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Riau, pada Kamis (17/10/2019), berakhir dengan menang walk out (WO) oleh tuan rumah dengan skor 3-1.
Pertandingan yang menentukan hidup dan mati kedua klub untuk bertahan di Liga 2 terlihat begitu menegangkan, sebab mereka sama-sama terancam masuk jurang degradasi. Saat pertandingan dibabak pertama, Persibat lebih dulu berhasil mencetak gol di gawang PSPS tepat di menit ke 10 melalui kaki Angga Febrianto dan skor sementara 1-0. Tak ingin ketinggalan, PSPS terus melakukan penyerangan ke gawang lawan dan berhasil menyusul angka hanya berselang 5 menit, tepatnya pada menit 15, melalui tendangan Firman Septian yang berhasil menyamakan kedudukan PSPS dengan Persibat. Dan skor sementara pun berubah 1:1.Seakan haus akan pencetakan angka, Firman Septian pun kembali menyumbangkan gol untuk PSPS dimenit 34, dan skor pun berubah 2-1 yang diungguli oleh PSPS.Memasuki babak kedua, PSPS semakin gencar melakukan serangan hingga pemanfaatan umpan silang dari firman Septian Riki Dwi Saputro dengan mudah melesatkan bola ke gawang batang dan membawa PSPS unggul dengan skor 3-1.Persibat yang tertinggal jauh seakan terus melakukan perlawanan. Tampak sesekali terjadi keributan dan perselisihan saat pertandinhan.Perselisihan ini pun berlanjut hingga puncaknya terjadi tepat di menit ke 77 saat pemain Persibat melakukan perlawanan keras ke permainan PSPS Riki Dwi Putra yang berakhir dengan aksi adu mulut dan saling dorong tersaji di lapangan. Pertandingan pun diberhentikan sementara, namun Persibat Batang memilih menarik diri dari lapangan dan masuk ke loker room dan memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan.Setelah menunggu kurang lebih 15 menit, wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.Pelatih Persibat Batang, Bona Simanjuntak mengatakan keputusan tidak ingin melanjutkan pertandingan yang hanya tinggal beberapa menit terakhir di lakukan sebagai lanhkah untuk menyelamatkan para pemain. “Ya, ini demi keselamatan pemain agar terhindar dari cedera yang lebih fatal,” kata Bona di Stadion Kaharudin Nasution, Kamis (17/10/2019).Meskipun begitu Bona mengakui sangat kecewa dengan hasil pertandingan tersebut, lantaran gagal mempertahankan Persibat di Liga II. “Kecewa ya pasti kecewa. Tapi saya apresiasi pemain yang sudah berjuang dengan semangat tinggi,” ucapnya Untuk diketahui, dengan perolehan 3-1, PSPS resmi terhindar dari zona degradasi dan Persibat Batang menyusul PSGC Ciamis dan juga Blitar Bandung United ke Liga 3 musim depan.Persibat Pilih WO, PSPS Bertahan di Liga 2









