oleh

Dosen Unilak Sisihkan Gaji untuk Beasiswa Bagi 27 Mahasiswa Berprestasi dan Tidak Mampu

PEKANBARU – Kepedulian dosen Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Riau, kepada mahasiswa kurang mampu patut diberikan apresiasi. Terhitung sekitar 102 orang dosen yang telah mendapatkan sertifikasi di Unilak tersebut, mengumpulkan sejumlah dana untuk Beasiswa Cendekia. Yang mana, beasiswa itu kemudian diberikan kepada 27 mahasiswa dari sembilan fakultas yang ada di Unilak.

Beasiswa Cendikia ini merupakan beasiswa yang bersumber dari dana sertifikasi dosen yang disisihkan oleh dosen Unilak untuk mahasiswa yang terpilih. Dengan rincian, setiap mahasiswa yang terpilih akan menerima beasiswa sebesar Rp2 juta.

Penyerahan beasiswa ini pun dilakukan oleh Rektor Unilak, Dr Junaidi, SS, MHum dan didampingi Wakil Dekan III Unilak dan Kordinator Beasiswa Cendikia, Dr Dra Surya Dayliati di kampus, pada Kamis (13/2/2020).

Di awal sambutannya, Surya Dayliati mengatakan, bahwa Beasiswa Cendikia ini awalnya digagas oleh almarhum Surtinah, Dosen Unilak sebelumnnya.

“Beasiswa ini sudah ketiga kalinya diberikan dan sekarang diberikan di semester genap. Mudah-mudahan jumlah dosen yang sertifikasi terus bertambah, sehingga jumlah penerima beasiswa semakin banyak. Untuk mahasiswa penerima beasiswa, tolong gunakan dana ini sebaik-baiknya dan tingkatkan prestasi selama kuliah,” kata Surya Dayliati.

Sementara itu, Rektor Unilak mengatakan, bahwa Beasiswa Cendekia ini sumber anggarannya dari dana serdos dosen Unilak yang dikumpulkan secara bergotong-royong untuk kemudian diberikan kepada mahasiswa yang tidak mampu.

“Manfaat beasiswa ini untuk kebutuhan perkuliahan. Penerima beasiswa ini adalah mahasiswa pilihan dan memiliki nilai akademik yang baik. Semoga beasiswa ini dapat meringankan biaya kuliah ataupun kebutuhan kuliah,” kata Rektor Unilak.

Saat ini, lanjut Rektor Junaidi, jumlah dosen yang telah sertifikasi terus meningkat. Bahkan, pihaknya juga terus mendorong dosen-dosen yang belum serdos untuk dapat loloa serdos.

“Serdos ini penting, karena merupakan bentuk pengakuan negara akan profesional, dan kinerja dosen-dosen. Semakin banyak dosen Unilak yang sedos, maka semakin baik dan profesional dosen Unilak dalam mengajar dan bekerja, dan pengabdian,” tukasnya.