oleh

Puskesmas Panipahan Siap Berikan Pelayanan Terbaik untuk Warga

BAGANSIAPIAPI – Puskesmas Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Rokan Hilir Riau terus berupaya meningkatan pelayanan kepada masyarakat baik dalam memberikan tindakan medis maupun mengantisipasi berbagai penyakit di tengah masyarakat.

Kepala Puskesmas Panipahan dr H Nanang Wiria Mars, Jumat (14/2/2020) menyebutkan pihaknya terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta melakukan sosialisasi pencegahan dini terhadap penyakit.

banner 300x250

“Kami bertekat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, baik inap rawat atau rawat jalan,” ujar dokter yang beberapa kali menjadi Tim Kesehatan Haji Indonesia di Saudi Arabia ini kepada GoRiau.com.

Dikatakan, tenaga medis Puskesmas Panipahan juga turun desa-desa dan rumah penduduk memberikan penyuluhan dan bimbingan pemahaman pola hidup sehat serta menghindari penyakit musinan, lingkungan tidak sehat dan sosialisasi pencegahan dini ancaman penyakit lainnya.

“Rata-rata warga Kecamatan Pasir Limau Kapas mengandalkan air tampung dan tadah hujan karena giografis dan kultur kota terapung di atas permukaan pantai ini,” aku Nanang Wiria.

Selain kepada masyarakat, tim juga melakukan edukasi ke sekolah-sekolah guna memberikan bimbingan dan melatih siswa untuk menjadi tenaga UKS (Unit Kesehatan Sekolah) dan dokter kecil.

Sebagai gambaran, tinggat gizi makanan dan kalori dengan kondisi geografi mayoritas warganya nelayan maka Panipahan terkenal dengan kuliner seafood atau menu ikan-ikan segar, kerang dan sejenisnya sehingga ada fenomena rata-rata berat bayi baru lahir di kota ini lebih dari 3 kilogram..

“Kalau bayi baru lahir di Panipahan umumnya beratnya di atas 3 kg karena saat hamil makanan ibu cukup gizi dengan berbagai jenis ika dan jenis kerang laut,” ucap Murni (34), warga Panipahan saat dimintai komentarnya, Jumat ( 14/2/2020).

Warga menyebutkan sejak adaya gedung baru Puskesmas dan fasilitas peralatan yang cukup, pasiesn sudah jarang dirujuk berobat ke luar Panipahan. “Kami sudah jarang dirujuk ke Puskesmas atau rumah sakit,” uajar H Abdurahman Yus SPdi, tokoh pendidik dan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kecamatan Palika.