SELATPANJANG – Akibat rusaknya mobil pemadam kebakaran ditambah lagi dengan sulitnya sumber air menjadi kendala tim gabungan untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Kuburan Baru, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti, Minggu (1/3/2020).
Tim gabungan yamg terdiri dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, Polri-TNI dan Satpol-PP serta pihak terkait lainnya terus saja berupaya memadamkan api sejak siang sekira pukul 12:00 Wib hingga dengan malam ini.
Selain menggunakan air, petugas juga menggunakan peralatan manual lainnya seperti menggunakan kayu untuk memukuli api.
Kalaksa BPBD Kepulauan Meranti, Idris Sudin melalui Kepala Seksi Logistik, Amri Umar mengatakan pihaknya mengalami kendala, dimana mobil pemadam yang mengalami kerusakan dan sumber air yang sangat jauh.
“Mobil pemadam kita ada dua unit, yang satu sudah rusak parah dan tidak bisa digunakan, yang satu lagi rusak ringan sehingga harus menunggu transfer air dari mobil penyiram bunga milik DLH,” ujarnya.
Dikatakan Amri pihaknya saat ini hanya mengandalkan sumber air dari Kolam Telaga Bening, namun air disana sudah hampir mau mengering.
“Selain sumber air yang jauh, air disana juga sudah mau kering, pihak lain juga sudah dilarang mengambil air disana karena kebutuhan untuk wudhu di masjid, namun kita masih diperbolehkan mengambil, tapi jika api belum juga padam kita terpaksa mencari sumber air yang lain,” tuturnya.
Dikatakan Amri, saat ini api masih tampak menyala dan pihaknya juga masih berjaga- jaga di lokasi. Dia menambahkan jika sudah meminta izin kepada pimpinan untuk menggunakan air laut untuk melakukan pemadaman, walaupun resiko mesin rusak harus dihadapi.
“Jika api belum padam, saya sudah melaporkan ke Kalaksa untuk menggunakan air laut untuk memadamkan api walaupun ada resiko nanti mesin bisa rusak,” pungkasnya.










