PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan, sudah 200 sample swab yang diuji menggunakan dua alat Polymerase Chain Reaction (PCR) di laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad, sejak Minggu (19/4/2020).
“Untuk hasil sementara negatif. Tadi juga saat saya meninjau masih datang sample swab yang akan diuji, apakah hasilnya negatif atau positif, kita belum tahu,” kata Syamsuar di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Selasa (21/4/2020).
Selain sudah beroperasinya dua alat PCR, dikatakan Syamsuar, pihak RSUD Arifin Achmad juga meminta tambahan tenaga medis yang bisa bekerja di laboratorium biomolekuler.
“Mereka (RSUD Arifin Achmad, red) meminta tambahan tenaga medis laki-laki untuk melakukan tugas dalam proses pengujian di laboratorium. Sebab dalam proses pengujian ini, ada dua proses yang memakan waktu,” ungkap Syamsuar.
Dengan adanya alat ini, Provinsi Riau sudah bisa melakukan test virus Corona secara mandiri tanpa harus mengirim sample swab ke Balibangkes Kemenkes di Jakarta.










