SELATPANJANG – Sebanyak 3 (tiga) orang warga Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau klaster Pondok Pesantren (Ponpes) Tamboro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti.
Selain baru pulang dari daerah zona merah, ketiga santri tersebut diisolasi karena ditemukan gejala yang mengarah ke virus Corona atau Covid-19.
Sebagaimana diungkapkan Jurubicara Covid-19 Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri Skm, bahwa dari 12 santri, 9 menjalani isolasi mandiri dan tiga orang diisolasi di RSUD Kepulauan Meranti.
“Ya benar, ada tiga orang yang diisolasi di rumah sakit, sementara yang lainnya menjalani isolasi mandiri,” ujar Fahri kepada GoRiau.com, Senin (11/5/2020).
Dijelaskan Fahri, informasi awal diketahui setelah mendapat informasi dari kabupaten lain yakni di Inhil, kelompok dari Magetan ada yang positif Covid-19.
“Setelah mendapat informasi itu kita telusuri yang klaster Magetan ini. Kita jumpai ada 12 orang yang tersebar di Kecamatan Tebingtinggi dan Tasik Putripuyu (Desa Bandul). Setelah di Rapid Test, dua positif dan satu negatif, namun Pothothorax atau ditemukan gejala di paru-paru,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk tracing atau kontak langsung dengan ketiga pasien dalam pemantauan (PDP) itu telah dilakukan Rapid Test dan hasilnya masih negatif atau belum ada yang ditemukan positif dari Rapid Test tersebut.
“Sebagian sudah diperiksa dan hasilnya masih negatif. Kita tunggu hasil swab yang telah dikirim ke Pekanbaru, mudah-mudahan tidak ada yang positif,” pungkasnya.










