oleh

Dijambret Lalu Terjatuh, Ibu Rumah Tangga di Pekanbaru Tewas

PEKANBARU – Kembali terjadi, aksi jambret yang menyebabkan korbannya meninggal dunia di Jalan Naga Sakti, tepatnya didepan Stadion Utama Riau, Kecamatan Tampan. Seorang ibu rumah tangga tewas, setalah terjatuh dari kendaraan saat dijambret.

banner 300x250

Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu (21/11/2020) dini hari, sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu korba yang bernama Masriati usia 48 tahun, sedang mengendarai sepeda motor, di Jalan Naga Sakti, bersama dengan dua anaknya, Sinta Anggraini (17), dan Naila Khairunisa (11).

Tiba-tiba, dari belakang sepeda motor korban, datang seorang lelaki, menggunakan sepeda motor, melaju kencang dan langsung merampas handphone yang dipegang oleh salah satu anak korban bernama Sinta.

Sinta yang menggenggam erat handphone itu membuat pelaku tidak berhasil merampasnya, namun kendaraan yang digunakan 3 orang wanita itu langsung oleng dan terjatuh.

Parahnya, setelah melihat tiga wanita tak berdaya karena terjatuh, pria tak dikenal itu menghentikan laju kendaraannya, dan mengambil tas sandang yang sedang digunakan korban.

Dua anak korban yang tak memiliki kekuatan untuk melawan, hanya bisa melihat pelaku melakukan hal keji itu kepada ibunya, sambil menangis.

Kemudian Sinta menghubungi tetangganya, untuk meminta pertolongan, karena ibunya terkapar tak sadarkan diri. Tidak lama kemudian, para tetangga korban datang untuk membawa korban ke Rumah Sakit Awal Bross Panam.

Namun setelah mendapat perawatan di rumah sakit, korban yang kritis, tak tertolong dan meninggal sekitar pukul 08.00 WIB.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita. Ia menyampaikan, saat ini pihaknya tengah mencari pelaku jambret yang menyebabkan korbannya meninggal dunia itu.

“Iya korbannya meninggal dunia di rumah sakit tadi pagi, karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, maka korban langsung dibawa ke kampung halamannya di Desa Muara Rumbai, Kabupaten Rokan Hulu untuk dimakamkan. Sementara pelaku saat ini sedang kita lidik, dan mengupayakan penangkapannya,” terang Ambarita, Sabtu (21/11/2020) sore.