oleh

Ormas Gagak Hitam Diharapkan Terus Eksis Mendukung Pemda Tegakkan Marwah Melayu dan Bantu Warga Kurang Mampu

SELATPANJANG – Asisten I Setdakab Meranti, Syamsuddin SH MH, menghadiri kegiatan milad Gagak Hitam Sambang Riau I sekaligus pelantikan Mutiara Hitam serta pasukan inti Gagak Hitam, kegiatan milad ormas menjunjung adat dan penjaga marwah melayu ini dipusatkan di ballroom Hotel Grand Meranti, Selatpanjang, Senin (24/11/2020).

banner 300x250

Hadir dalam kegiatan, Ketua DPRD Meranti, Ardiansyah, Asisten I Setdakab Meranti, Syamsuddin SH MH, Panglima Besar Gagak Hitam Kepri, Arba Udin (Udin Pelor), Panglima Gagak Hitam Sambang Riau, Yusri Yano, LAMR Meranti, Kasam Usman, Datin Mutiara Gagak Hitam, Kurnia Ardila, Kapolres Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, Perwakilan Koramil Selatpanjang, Kadis Sosial Meranti, Agusyanto, Kadis Perikanan Meranti Eldy Syahputra, Kasatpol PP Meranti, Helfandi, kepala Kesbangpol, Tasrizal Harahap, Kadis Kesehatan, dr Misri Hasanto, Perwakilan Gagak Hitam Karimun, serta tamu pihak lainnya.

Pelantikan dan pengukuhan Mutiara serta pasukan Gagak Hitam Meranti Riau dilakukan langsung oleh Panglima Sambang Gagak Hitam Meranti, Yusri Yano.

Dalam sambutannya, Yusri Yano mengatakan usia ormas Gagak Hitam Meranti sudah genap berusia I tahun banyak suka duka yang dilalui untuk itu ia mengucapkan apresiasi kepada seluruh anggota dan dukungan semua pihak, khususnya Pemda Meranti yang selama ini selalu mendukung program Gagak Hitam dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial seperti pembagian sembako, pembagian Al-Quran di Masjid, penyemprotan disinfektan, biaya pengobatan dan lainnya.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak karena tanpa dukungan itu Gagak Hitam tidaklah ada artinya,” ucap Yusri.

Dalam HUT pertama ini Gagak Hitam dikatakan Yusri sengaja mengambil tema “Tanjak Sebagai Jati Diri Anak Melayu”, karena tanjak merupakan tanda kehormatan, kekuatan dan marwah suku Melayu. Untuk itu Gagak Hitam berharap kedepan pemakaian tanjak ini dapat dibuat dan dikeluarkan peraturan bupati agar seluruh masyarakat sama-sama memakai tanjak.

Panglima Udin Pelor mengaku Gagak Hitam sudah lingkup nasional, karena bukan hanya ada di Kepri dan Riau saja tapi juga ada di Sumatera Utara, Kalimantan, dan lainnya di Indonesia yang punya suku Melayu.

“Gagak Hitam adalah ormas pemersatu bangsa,” ujar Udin Pelor.

Untuk itu ia berharap kepada Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti dapat mendukung dan membina ormas Gagak Hitam agar dapat terus berbuat untuk membantu masyarakat khususnya di Kepulauan Meranti. 

Arba Udin juga mengingatkan kepada Gagak Hitam Meranti Riau dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi vertikal lainnya dalam upaya mewujudkan cita-cita organisasi dalam menjaga Marwah Melayu dan berbuat kebaikan untuk masyarakat.

Terakhir Udin Pelor menegaskan ormas Gagak Hitam adalah organisasi Independen yang tidak berafiliasi dengan partai politik manapun dengan selalu bersifat netral dalam Pilkada.

Selanjutnya Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili oleh Asisten I Setdakab Meranti, Syamsudin dalam sambutannya mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada ormas Gagak Hitam yang dinilai berhasil dan sukses dalam mengemban misinya menegakan marwah melayu di Kepulauan Meranti.

“Semoga kerja keras ini terus berlanjut dalam menjaga marwah melayu, meningkatkan silahturahmi dan turut berpartisipasi aktif dalam menjaga kondusifitas di Kepulauan Meranti,” ucap Syamsuddin.

Ditambahkannya, ormas Gagak Hitam Meranti bukan hanya berhasil menjaga marwah melayu tapi yang juga membanggakan adalah berperan aktif dalam menjalankan kegiatan sosial khususnya membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada ormas Gagak Hitam yang telah mendukung Pemda Meranti dalam membantu masyarakat kurang mampu,” ucapnya lagi.

Apresiasi bukan saja disampaikan oleh Pemkab Meranti tapi juga datang dari Ketua DPRD Meranti, Ardiansyah yang menilai ormas penjaga marwah Melayu ini telah banyak berbuat untuk masyarakat.

“Terima kasih kepada Gagak Hitam yang telah banyak berbuat untuk masyarakat,” ucap Jack sapaanya.

Jack juga menyinggung soal usulan Gagak Hitam yang berharap disusun dan dikeluarkannya Perda atau Peraturan Bupati pemakaian Tanjak bagi masyarakat. Iapun berjanji akan memfasilitasi terbentuknya Perda pemakaian Tanjak tersebut.

“Kita akan coba mewujudkan Perda Tanjak ini di Kepulauan Meranti,” tegas Jack.

Sekedar informasi dalam kegiatan itu juga dilakukan pemasangan Tanjak kepada Asisten I Sekdakab Meranti, Syamsuddin SH MH, Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto, oleh Panglima Udin Pelor dan pemasangan Tanjak kepada Ketua DPRD Meranti, Kadis Perikanan Meranti, Kepala Kesbangpol Meranti, Kadis Sosial oleh Panglima Yusri Yano.

Juga dilakukan Deklarasi anti radikalisme dan intoleransi yang dipimpin langsung oleh Panglima Udin Pelor diikuti oleh Ketua DPRD Meranti, Pemkab Meranti, Kapolres Meranti, Pimpinan OPD dan perwakilan ormas, tokoh masyarakat di Kepulauan Meranti. Deklarasi ini bertujuan untuk menghindari pecah belah dengan tetap menjaga keutuhan NKRI.

Selain itu juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada Gagak Hitam dari Badan Kesbangpol Kepulauan Meranti. (rls)