SELATPANJANG – Berkat pengelolaan dana desa yang baik khususnya dalam penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dalam mengantisipasi dampak virus Corona atau Covid-19 di Kepulauan Meranti, mengantarkan 31 Desa se-Kabupaten Meranti memperoleh penghargaan dari kementrian desa (kemendes).
Penghargaan itu diserahkan kepada Pemkab Meranti untuk diserahkan kepada para kades peraih penghargaan yang langsung dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, bertempat di Aula Afifa, Selatpanjang, Senin (7/12/2020).
Turut hadir dalam kegiatan itu, Kajari Kepulauan Meranti, Budi Rahardjo SH MH, Anggota DPRD Meranti, Al Amin, Sekretaris BPMPD Meranti, H Edi M Nur, Kasat Binmas Polres Meranti, AKP Jufri, Perwakilan Koramil 02/Tebingtinggi, Lakatang, Ketua MUI Meranti, H Mustafa, para camat dan kades se-Kabupaten Meranti, Kabid Desa BPMPD Meranti, Darwis dan lainnya.
Sekedar informasi, dari data Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Kabupaten Kepulauan Meranti, saat ini penyaluran BLT oleh Desa sudah memasuki bulan ke-9. Dengan total dana yang disalurkan sebanyak Rp29 miliar lebih.
Berdasarkan evaluasi Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDT-RI), Kabupaten Kepulauan Meranti telah berhasil melakukan penyaluran dana desa dengan tepat waktu dan yang paling membanggakan pihak Kementrian Desa menilai dana desa di Kepulauan Meranti sudah berhasil dikelola dengan baik dan disiplin serta tertib administrasi.
Berkat usaha dan komitmen yang tinggi dari aparatur desa dan dinas terkait, Kementrian Desa memberikan penghargaan kepada 31 Desa terbaik yang berhasil mengelola dana desa khususnya dalam penyaluran BLT di Kepulauan Meranti secara tepat waktu sehingga dampak ekonomi Covid-19 yang dirasakan dapat diantisipasi.
Menyikapi hal itu Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, mengucapkan apresiasi kepada pihak kecamatan, desa dan dinas terkait atas keberhasilannya dalam mengelola dana desa dan menyusun laporan administrasi sesuai dengan kaidah yang ditetapkan, sehingga penyaluran BLT oleh desa dapat dilakukan secara tepat waktu.
“Untuk itu saya ucapkan apresiasi yang tinggi kepada pihak Kecamatan dan Desa kerena telah berhasil mengelola dana desa dengan baik dan disiplin serta tertib administrasi. Sehingga penyaluran tidak terkendala dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Meranti,” jelasnya.
Menurut bupati penghargaan yang diraih ini tak terlepas dari dukungan Forkopimda dalam hal ini Kepolisian dan Kejari Meranti, BPKAD Meranti.
“Terima kasih juga kami ucapkan kepada Kepolisian dan Polres Meranti yang selalu mendukung Pemkab. Meranti dalam upaya mengantisipasi dampak Covid-19,” ucap bupati.
Penyaluran BLT oleh desa kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, dikatakan Bupati Irwan bukan saja berdampak kepada ketahanan ekonomi masyarakat ternyata juga berdampak pada tertekannya kasus Covid-19 dimana Meranti merupakan daerah dengan kasus paling rendah.
Adapun desa-desa yang menerima penghargaan itu diantaranya, Desa Banglas, Desa Segomeng, Bantar, Lemang, Bokor, Sungai Cina, Permai, Mekar Baru, Sungai Gayung Kiri, Dwi Tunggal, Tanjung Gemuk, Alai, Tanjung, Kundur, Batang Malas, Gogok Darussalam, Mengkikip, Alai Selatan, Tanjung Darul Takzim, Baran Melintang, Batang Meranti, Pangkalan Balai, Nipah Sendanu, Sendanu Darul Ikhsan, Desa Mekar Delima, Desa Dedap, Desa Beting, Desa Sokop, Desa Sendaur, Desa Kayu Ara dan Desa Tanah Merah.










