PEKANBARU – Partai Golkar memastikan akan mengoptimalkan kadernya di hari pencoblosan 9 Pilkada Serentak 2020 yang dilaksanakan besok, Rabu (9/12/2020). Bahkan, puluhan pengurus partai sekarang diturunkan ke ‘gelanggang’.
Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Golkar Riau, Zulfan Heri mengungkapan, dirinya sudah membekali para utusan partai ini dengan surat tugas, dan surat ini akan distempel oleh DPD II sebagai tanda terima.
“Sekitar 42 orang dari struktur Bapilu dan DPD I bidang Pemenangan Pemilu akan stay di kabupaten kota kurang lebih dua hari, satu daerah itu bisa 4 atau 5 orang,” kata Zulfan kepada GoRiau.com, Selasa (8/12/2020).
Adapun tugas mereka adalah memantau lokasi Pilkada dan mendampingi Paslon saat memberi hak suaranya, sebagai bentuk dukungan dan semangat partai kepada Paslon bersangkutan.
Mereka, lanjut Zulfan, juga akan merekap suara semua di TPS dari saksi-saksi yang sudah ditempatkan, baik saksi dalam TPS maupun saksi di luar TPS. Data ini akan dirangkum dalam bentuk real count internal Golkar.
“Semua saksi sudah dibekali dengan smartphone, jadi kemungkinan sekitar jam 4 sore besok kita sudah bisa melihat real count-nya,” sambungnya.
Saksi-saksi di TPS ini, jelas Zulfan, didominasi oleh kalangan anak-anak muda millenial dan emak-emak, mereka juga dibekali buku saksi sebagai pedoman untuk melakukan pengawasan.
Tak dipungkiri dia, ada beberapa daerah yang tidak support dengan akses internet. Namun, menurut Zulfan, secara persentase daerah yang minim jaringan tidak sampai 20 persen.
Sehingga, meskipun data dari daerah tersebut belum masuk, Golkar sudah bisa melihat gambaran sementara. Artinya, tidak akan terlalu berpengaruh signifikan terhadap pengumpulan suara nantinya.
Lebih jauh, Zulfan sangat mengharapkan peran serta anggota DPRD kabupaten/kota dan juga DPRD Riau yang ada di daerah Pilkada. Dimana, ada 57 orang anggota DPRD kabupaten kota ditambah 7 Anggota DPRD Provinsi.
“Anggota DPRD fraksi Golkar jangan kemana-mana. Kalau perlu berkemah disana. Kawal betul pemungutan suara di Dapilnya. Karena ini perintah DPP untuk mencapai target kemenangan 60 persen,” tuturnya.










