PEKANBARU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau menggelar acara peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai yang ke-48 di Kantor DPW PPP Riau dan dihadiri seluruh pengurus DPC PPP se-Riau.
Dalam peringatan tersebut, PPP yang merupakan satu-satunya partai Islam di masa orde baru ini memberikan santunan kepada gharim-gharim masjid yang ada di Kota Pekanbaru.
Di hadapan pengurus partai, Plt Ketua DPW PPP Riau, Mursini mengungkapkan rasa syukurnya atas bertambahnya usia partai yang berlambang Kakbah ini, dan tetap eksis meski dinamika politik terus berjalan.
Mursini yang juga Bupati Kuansing inimenceritakan bagaimana perjuangan para kader-kader PPP di masa orde baru, dimana para ulama dan guru ngaji harus mendapatkan intimidasi dan mengalami berbagai kesulitan karena otoriternya pemerintahan orde baru.
“Mereka adalah pejuang partai, waktu itu kita tetap bisa mengisi kursi parlemen dengan persentase perolehan 29,6 persen,” kata Mursini kepada GoRiau.com, Senin malam (4/1/2021)
Setelah berdarah-darah menghadapi kejamnya orde baru, PPP kemudian mengikuti Pemilu pertama di masa reformasi. Saat itu, banyak orang bilang bahwa PPP akan tewas, namun saat itu PPP tetap mendapatkan hatinya di masyarakat.
“Alhamdulillah, kita masih bisa duduk dengan perolehan kursi 11 juta lebih dan mendapatkan 58 kursi di parlemen,” ujarnya.
Sampai Pemilu 2019 lalu, lanjut Mursini, PPP sudah mengikuti Pemilu sebanyak 10 kali, dan sejak zaman reformasi pulalah perolehan suara PPP terus menurun hingga menjadi juru kunci di Pileg 2019 dengan perolehan suara 4,65 persen.
“Mari kita angkat kembali kejayaan ini, minimal 12 juta secara nasional,” tambahnya.
Untuk di Riau sendiri, Mursini menegaskan pihaknya akan terus memperkuat konsolidasi supaya pada Pileg 2024 nanti bisa mendapatkan 8 kursi di DPRD Riau, dimana masing-masing Dapil diisi oleh kader PPP
“Kami rasa target kami tidak muluk, karena kita pernah mencapai 7 kursi, ini target yang rasional. Sekarang kita berbenah diri dan terus menjalin konsolidasi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Afrizal Hidayat mengatakan, rangkaian acara Harlah ini akan terus berlanjut ke beberapa daerah dan nanti puncaknya akan dilaksanakan di Kampar.
“Kita juga ada perlombaan, tapi lebih banyak virtual, lomba pidato dan lomba tiktok bernuansa islami yang tetap membawa slogan PPP. Kemudian juga ada santunan kepada gharim seperti hari ini, dan selanjutnya berkunjung ke makam para pejuang-pejuang partai yang sudah mendahului kita,” tutup putra dari Mantan Ketua DPW PPP Riau, Azis Zaenal ini.










