SELATPANJANG – Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Dr H Kamsol MM bersama Kapolres AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melakukan penanaman bibit mangrove di Pelabuhan Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Jumat (15/1/2021) pagi.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Meranti, H Irmansyah, Kapolsek Tebingtinggi Barat, Iptu AGD Simamora, Ketua LM2R, Jefrizal, Kades Insit, Jumir, perwakilan kecamatan, Bagian Humas dan Protokol Meranti, perwakilan Dinas Perhubungan serta pihak terkait lainnya.
Jefrizal, selaku ketua panitia pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan ini didukung oleh PT Timah Tbk dengan memberikan bantuan bibit Mangrove (Api-Api) sebanyak 200 batang untuk ditanam disepanjang Pesisir Pelabuhan Roro Insit Laut.
“Kita berharap dengan adanya penanaman bibit mangrove ini mampu mempertahankan ekosistem mangrove disekitar Insit Laut sehingga abrasi dapat dicegah,” ujar Jef.
Kegiatan penanaman Bibit Mangrove diawali dengan penyerahan bibit Mangrove dari Sekda Meranti, Dr H Kamsol kepada Kades Insit Jumir. Dilanjutkan dengan penanaman bibit secara simbolis oleh Sekda bersama Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto yang nantinya dilanjutkan oleh aparatur desa dan masyarakat setempat.
Menyikapi hal itu, Sekda Kepulauan Meranti sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan penghijauan tersebut, menurutnya kegiatan ini sangat penting dan strategis untuk menjaga daerah pesisir Meranti khususnya di wilayah Insit Laut dari abrasi. Ia pun berharap kegiatan serupa tidak selesai disini tapi dapat terus berlanjut secara mandiri karena untuk menjaga ekosistem mangrove ini perlu sinergitas dari semua pihak yakni pemerintah dan masyarakat.
Lebih jauh dikatakan Sekda Kamsol, berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Meranti dalam mengatasi abrasi di wilayah pesisir Meranti seperti di Pulau Rangsang yang mengalami abrasi belasan ha/tahun. Mulai dari pembangunan turap, batu pemecah ombak hingga penanaman mangrove namun karena keterbatasan anggaran belum dapat dilakukan secara optimal.
“Jadi kita sangat membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk menjaga ekosistem mangrove dengan penanaman bibit disepanjang pesisir pantai, karena dibanding dengan membangun batu bronjong cara ini jauh lebih murah dan efisien,” jelas Sekda Kamsol.
Untuk tahun 2021 dari informasi yang diperolehnya, Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan bantuan penanggulangan Abrasi dari APBN di 3 titik yakni Pulau Rangsang dan Centai Pulau Merbau.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong peran aktif masyarakat untuk bersama-sama mengatasi abrasi disepanjang pesisir Meranti melalui penanaman bibit mangrove,” harapnya.










