Musda KNPI Riau Versi Tiga Ketum, Nofri Yulan: Tidak Masuk Akal, Mana Ada AD/ART yang Begitu

banner 468x60

PEKANBARU –Ketua Angkatan Muda Thareqat Indonesia (AMTI) R, Nofri Andri Yulan menyayangkan pernyataan Wakil Bupati Pelalawan, Nasarudin yang menyebut bahwa Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Riau tanggal 7 Maret 2021 adalah cacat hukum.

Pernyataan tersebut dinilai Yulan sangat mengada-ada dan Nasarudin perlu belajar organisasi kembali serta diminta memahami kembali konstitusi. Karena, Haris Pertama adalah simbol perjuangan konstitusi KNPI.

banner 400x400

Ada beberapa hal yang menguatkannya, yaitu Ketum DPP KNPI yang sah adalah Haris Pertama terpilih melalui mekanisme organisasi. Dimana, Haris menang dengan jumlah suara 84 melawan Noer Fajrieansyah 82 suara, artinya ada selisih dua suara.

“Adapun alasan yang disampaikan oleh empat Pimpinan Sidang Kongres XV Pemuda/KNPI tidak ada dasar dikarenakan Kongres merupakan pengambilan keputusan tertinggi. Jika tidak setuju dengan mekanisme tata tertib pemilihan Ketua Umum DPP KNPI maka di selesaikan secara internal melalu forum Kongres. Faktanya semua peserta sidang Kongres XV Pemuda/KNPI mensepakati hanya ada dua calon kandidat Ketua Umum dikarena Jackson Kumaat sebagai Kandidat Ketua Umun mengundurkan diri jadi hanya ada dua calon,” jelas Yulan, Selasa (30/3/2021).

Dengan fakta yang seperti itu, Yulan menyebut, di organisasi manapun, jika Calon Ketua Umum hanya ada dua maka suara terbanyak secara otomatis terpilih menjadi Ketua Umum DPP KNPI.

“Tidak ada istilah kongres lanjutan dalam AD/ART KNPI. Makanisme organisasi dalam AD/ART KNPI sudah mengatur tata cara pergantian Ketua Umum DPP KNPI yaitu melalui Kongres dan kongres Luar Biasa dengan syarat yang sudah diatur dalam AD/ART KNPI, jqdi tidak ada kongres lanjutan. Terpilihnya Noer Fajrieansyah pada Kongres lanjutan jelas bertentangan dengan AD/ART KNPI (Inkonstitusional)” tegasnya.

Apalagi, Sirajuddin Abdul Wahab sebagai Sekjen DPP KNPI, Ketua Penyelenggara Kongres XV, dan Ketua pimpinan kongres XV telah menutup Kongres XV artinya Kongres XV sudah selesai.

“Setelah Konngres XV Pemuda/KNPI M. Rifai Darus Ketum DPP KNPI Demisioner mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua Umum Haris Pertama periode 2018-2021,” tuturnya.

Usai Kongres XV Pemuda/KNPI, Noer Fajrieansyah dalam sebuah video telah menerima kekalahan dan mengakui kemenangan Ketum Haris Pertama sebagai Ketua Umum DPP KNPI Periode 2018-2021.

“Tidak masuk akal, mana ada AD/ART yang mengatur bahwa Musda bisa dilaksanakan oleh 3 ketum secara bersamaan, siapa yang akan mengeluarkan SK dan yang akan melantik? Hal itu terbukti melanggar AD ART yang ada. Kalo AD ART KNPI saja sudah dilanggar, bagaimana bisa melaksanakan roda organisasi dengan baik dan benar,” tutup Mantan Presiden Mahasiswa Unri ini.

banner 970x250