oleh

Lebaran, Penyeberangan Kempang Alami Peningkatan, Masyarakat Tetap Diimbau Terapkan Prokes

SELATPANJANG – Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti menggunakan Kempang sebagai alat transportasi laut untuk menyeberang selat antar pulau di kabupaten termuda di Riau itu guna bersilaturahmi ke rumah keluarga pada momen lebaran.

Aktifitas masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi mempengaruhi operasi Kempang di Kepulauan Meranti, sehingga alat transportasi laut ini ada yang beroperasi hingga larut malam.

banner 300x250

Selama momen Hari Raya Idul Fitri arus penumpang angkutan laut di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti meningkat. Peningkatan terjadi sejak perayaan idul Fitri kemarin pada Kamis (13/5/2021).

Demikian diungkapkan Petugas Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan, KSOP Kelas II Selatpanjang, Ade Kurniawan.

Ia mengatakan aktivitas masyarakat dalam bepergian di dalam kabupaten antar kecamatan dan desa cenderung meningkat karena momen lebaran.

“Untuk kapal angkutan antar kecamatan tetap beroperasi dan cenderung meningkat dari kemarin. Kemungkinan karena memang masyarakat bersilaturahmi dengan keluarganya,” ungkap Ade.

Dia juga mengatakan bahkan untuk angkutan Kempang ada yang harus beroperasi sampai larut malam karena aktivitas penumpang yang padat.

“Bahkan ada yang sampai beroperasi sampai jam 10 dan jam 11 malam, karena sangking banyaknya penumpang,” ujarnya.

Peningkatan arus penumpang Kempang diperkirakan mencapai 100 persen sejak pada momen lebaran ini.

Walaupun demikian Ade mengatakan pengawasan ketat tetap dilaksanakan oleh tim gabungan yang melaksanakan pengamanan di seluruh pelabuhan yang ada.

“Artinya kepada masyarakat kita tetap minta agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dan selalu menjaga keamanan selama perjalanan,” tuturnya.

Selain itu dikatakannya untuk pos penyekatan yang ada saat ini tetap beroperasi dalam melaksanakan pengawasan orang yang mudik dari maupun berangkat ke luar kabupaten.

Walaupun sampai saat ini Ade mengatakan belum ada aktivitas mudik yang terpantau oleh tim gabungan.

“Sampai saat ini belum ada kita temukan orang yang mudik sesuai dengan aturan yang diberlakukan. Kita tetap melaksanakan pengawasan sampai waktu yang telah ditetapkan,” pungkasnya.