Marwan Yohanis Minta Persoalan Ini Harus Sampai ke Telinga Pak Jokowi

banner 468x60

PEKANBARU – Anggota DPRD Riau, Marwan Yohanis mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan kedatangan Presiden Jokowi ke Riau, besok, Rabu (19/5/2021).

Sebagai kepala negara, kedatangan Jokowi menurut Marwan, harus dijadikan momen untuk menyampaikan Aspirasi Masyarakat Tertindas (Asmat), yang mana aspirasi itu sudah menjadi permasalahan yang berlarut-larut di Riau.

banner 400x400

“Pemerintah daerah, tolong Asmat ini harus sampai ke telinga ke Pak Jokowi. Kalau ini tak sampai atau tak ditindaklanjuti maka ini akan jadi bom waktu. Apalagi dengan kondisi sekarang,” kata Politisi Gerindra ini, Selasa (18/5/2021).

Adapun persoalan yang berlarut-larut itu dikatakan Marwan adalah persoalan konflik masyarakat di Desa Siberakun, Kuantan Singingi yang berkonflik dengan perusahaan PT Duta Palma. Bahkan, Duta Palma membangun parit besar untuk mempersempit ruang gerak masyarakat.

“Toleransi itu jangan hanya sebatas mayoritas dan minoritas dalam konteks agama saja, tapi dalam konteks ekonomi juga. Masyarakat itu sudah tidak ada lahan lagi, perusahaan justru membuat parit besar, dengan alasan itu Hak Guna Usaha (HGU) mereka, ini harus menjadi perhatian negara,” terangnya.

Diakui dia, kehadiran Jokowi di Riau memang tidak dalam konteks konflik lahan, namun tak ada salahnya jika hal-hal seperti ini disampaikan ke Presiden. Karena, tak ada jaminan pasti kapan Jokowi akan ke Riau lagi.

“Kalau kata orang Melayu, sekali dayung dua tiga pulau terlampau. Mungkin nanti pas Pemilu saja Pak Jokowi kesini lagi, jadi tolong manfaatkan momen ini. Ada masalah konflik lahan transmigrasi yang sudah 5 presiden tak tuntas, ada soal tenaga asing dan lain sebagainya,” tutupnya.

banner 970x250