Banyak Laporan Soal Covid-19, DPRD Riau Panggil Dinas Kesehatan dan Dirut RSUD se-Riau, Ini yang Dibahas…

banner 468x60

PEKANBARU – Komisi V DPRD Riau membidangi kesehatan mengundang seluruh pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) se-Riau dan juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi serta Kabupaten/kota, Kamis (3/6/2021).

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Medium Gedung DPRD Riau ini, dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho, dan Anggota Komisi V lainnya, Soniwati, Sulastri, Ade Hartati, Zulkifli indra dan Sunaryo .

banner 338x250

Selain itu, hadir juga Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi yang diwakili Wakapolda Brigjen Pol Drs Tabana Bangun. Rapat tersebut membahas mengenai kesiapan fasilitas kesehatan provinsi maupun kabupaten/kota dalam menghadapi situasi pandemi saat ini.

Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho mengatakan, beberapa persoalan yang menjadi perhatian serius pihaknya di titik beratkan kepada dinas kesehatan dan juga rumah sakit.

Misalnya, penanganan isolasi mandiri oleh dinas kesehatan, tracing kontak, kesiapan sumber daya manusia, koordinasi mulai dari jenjang kelurahan/desa ke kecamatan, kabupaten hingga provinsi.

“Termasuk tadi kami juga membahas mengenai insentif tenaga medis baik yang berstatus ASN maupun non ASN. Ternyata masih banyak yang belum terbayarkan. Ini menjadi catatan khusus kami kepada pemerintah daerah untuk segera di tuntaskan,” ujar Agung.

Lebih jauh, disampaikan dia, Komisi V DPRD Riau juga membahas mengenai fasilitas kesehatan yang dimiliki oleh rumah sakit. Seperti ruang ICU khusus pasien Covid-19, tempat tidur, tenaga kesehatan, peralatan penunjang seperti ventilator, oksigen, alat pelindung diri (APD), obat-obatan hingga ambulans.

Sebab, menurut Agung, sampai saat ini masih banyak aduan-aduan masyarakat khususnya pasien Covid-19 yang mengeluh dengan fasilitas yang disediakan oleh rumah sakit.

“Faskes rumah sakit juga dibahas secara intensif. Seperti ruang rawat inap pasien Covid-19 yang jumlahnya harus 30 persen dari jumlah tempat tidur yang ada. Ini kami minta juga harus dipenuhi. Alhamdulillah, dari hasil rapat tadi, semua pihak menyanggupi serta akan melakukan evaluasi,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Agung turut mengapresiasi pihak Polda Riau yang. Menurut dia, peran kepolisian dalam menekan angka penyebaran Covid-19 sangat besar di Bumi Lancang Kuning.

Maka dari itu, pihaknya sengaja mengundang Polda Riau untuk meminta arahan serta masukan yang bisa dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan pihak manajemen rumah sakit.

“Kami sengaja turut mengundang pihak Polda Riau tadi, Alhamdulillah juga dihadiri Pak Wakapolda. Tentunya kami juga ingin meminta masukan-masukan positif terhadap Dinas Kesehatan juga rumah sakit. Karena bagaimanapun juga peran Polri dalam menekan angka pandemi di Riau khususnya, sangat kita apresiasi,” pungkasnya.

banner 970x250