Jalan Lintas Inhu-Kuansing Sekarat, Mardianto: Macam tak Bertuan Riau Ini

banner 468x60

PEKANBARU – Jalan lintas Indragiri Hulu – Kuantan Singingi mengalami kerusakan parah, bahkan saking parahnya Anggota DPRD Riau, Mardianto Manan menyebut jalan tersebut seperti tak bertuan.

“Jalan provinsi itu dari simpang tiga Taluk Kuantan, depan Masjid Mekah, itu sampai ke Tugu Patin Inhu, Pematang Reba. Itu jalan provinsi, tentu kewenangannya ada di APBD Provinsi. Kondisinya sangat sekarat, mulai dari Pangean, Baserah, Inuman, Cerenti sampai peranap, makanya itu saya bilang seperti tak bertuan Riau ini, tak ada perhatian,” kata Mardianto, Rabu (30/6/2021).

banner 400x400

Dalam rapat bersama dinas terkait beberapa hari yang lalu, kata Politisi PAN ini, dinas memastikan akan segera memperbaikinya, namun tidak bisa dilakukan segera karena keterbatasan dana dan sarana prasarana.

“UPT itu kan ada 6, 1 UPT dilengkapi 1 alat berat. Kuansing itu masuk UPT yang bergabung dengan Kampar, mereka tak bisa memperbaiki itu segera, karena alatnya sedang di Kampar,” tambahnya.

Mardianto menambahkan, dari penjelasan Kepala Dinas (Kadis) PUPR, pemerintah tidak bisa memenuhi 100 persen keinginan masyarakat dalam perbaikan jalan, karena anggaran yang tersedia sangat terbatas.

“Jalan yang rusak itu sangat panjang, alokasi dana sedikit. Kalau dirupiahkan totalnya semua Rp 12 T, anggaran yang ada hanya Rp 200an M, kemudian ditambah dengan musim penghujan dan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL)” tuturnya.

“Saya sempat meradang juga dengar penjelasan itu, saya melihat mereka (dinas) pasrah dengan keadaan, mereka tak boleh pasrah, mereka digaji besar untuk bekerja. Tapi Pak Taufik (Kadis PUPR) bilang tidak pasrah,” tutupnya.

Adapun total panjang jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Riau sepanjang 2.799,81 km. Dari ruas tersebut 35 persen di antaranya atau 1.003,43 km dalam kondisi rusak berat atau tidak mantap. Sementara itu jalan kondisinya rusak ringan yakni sepanjang 93,83 km atau 3,35 persen.

banner 970x250