Petugas BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap Usai Harimau Serang Warga Pelalawan di Teluk Lanus

banner 468x60

PANGKALAN KERINCI –Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang kamera trap di Teluk Lanus, Kabupaten Siak, Riau.

Kamera ini dipasang untuk memantau hewan buas yang sempat menyerang seorang warga.

banner 400x400

Sebelumnya, Azmi (33) warga Desa Serapung, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan diduga diserang oleh harimau Sumetera. Korban menderita luka robek pada kaki.

Kejadian tersebut berada sekitar 20 Km dari kantor Desa Teluk Lanus tepatnya di sekitar Sungai Belat dimana sepanjang Sungai Belat terdapat areal konsesi PT Uniseraya, PT RAPP dan kawasan konservasi SM Tasik Belat.

“Karena sore kemarin disana hujan lebat sehingga ditunda ke lokasi dan pagi tadi, tim sudah ke lokasi,” kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono kepada GoRiau.com, Selasa (13/7/2021).

Disebutkan dia, Tim BBKSDA turun ke Teluk Lanus untuk melakukan monitoring dengan memasang kamera trap di lokasi dimana warga diduga diserang oleh harimau Sumetera.

“Tim bersama warga setempat menuju lokasi kejadian untuk melakukan monitoring. Tim juga membawa kamera trap yang akan dipasang di lokasi,” terang Suharyono.

Sebelumnya ia mengimbau agar tidak terjadi penebangan kayu di hutan primer yang merupakan ruang hidup satwa liar termasuk harimau Sumatera dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak memasang jerat di hutan dan berburu babi serta satwa lain karena itu merupakan penopang hidup atau makanan pokok Harimau sumatera.

“Masyarakat tetap tenang serta tidak berbuat anarkis terhadap Harimau Sumatera tersebut,” pesan Suharyono.

banner 970x250