PT MAS Biarkan Dua Karyawannya yang Positif Covid-19 Berkeliaran

banner 468x60

PANGKALAN KERINCI –Dua karyawan PT Makmur Andalan Sawit (MAS) yang menjalani isolasi kabur dari tempat isolasi dan berbaur dengan masyarakat.

Satuan Tugas (Satgas) Penangangan Covid-19 Kecamatan yang dipimpin Kapolsek Pangkalan Lesung dibuat geram.

banner 400x400

Dua karyawan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) tersebut, sebelumnya terjaring razia protokol kesehatan (prokes) Covid-19 di Pasar Sorek Kecamatan Pangkalan Kuras pada Sabtu (21/8/2021) lalu.

Penyebab kemarahan Kapolsek Pangkalan Lesung ini bermula ketika mendapatkan informasi dua dari karyawan PT MAS kabur dari tempat isolasi, setelah dinyatakan positif Covid-19. Keduanya kabur dari tempat isolasi dan tinggal di rumah penduduk.

Kapolsek bersama Tim Satgas berupaya melakukan pencarian. Keduanya ditemukanlah disebuah rumah warga di Kecamatan Pangkalan Lesung. Kedua karyawan ini langsung digelandang dan dikurung di rumah isolasi milik PT MAS.

Hanya saja, ketika Kapolsek melakukan dialog dengan manajemen perusahaan di kantor PT MAS. Rombongan dihadapkan dengan argumen pihak perusahaan yang membuat Satgas meradang.

Manajemen perusahaan Tulus dan KTU bernama Ilham menyatakan bahwa saat kedua karyawan itu terjaring razia prokes pada posisi cuti.

Mereka mengaku takut, mengisolasi di tempat isolasi yang sudah dipersiapkan dan khawatir menular kepada karyawan lainnya.

Mendengar penjelasan itu, kemaraham Kapolsek Liston kian memuncak. Justru katanya, membiarkan karyawan itu tidak ditempatkan di tempat isolasi bakal menjadi petaka dan penularan tidak terkendali di tengah masyarakat.

“Kondisi ini membuktikan bahwa PT MAS, tidak kooperatif membantu pemerintah menangani Covid-19. Masak iya, karyawan dinyatakan positif malah dibiarkan dan dilarang di tempat rumah isolasi milik mereka,” terang Kapolsek Liston.

Akibat dua karyawan ini dinyatakan Covid-19, kemarin kata Kapolsek langsung dilakukan tracking terhadap 30 karyawan yang berkontak erat. Alhasil satu orang dinyatakan positif Covid-19.

Sementara, rumah isolasi mandiri, yang dipersiapkan oleh PT MAS ini di lapangan ditemukan sangat tidak layak.

“Kita juga menemukan rumah isolasi mereka di lapangan tidak manusiawi. Akan tetapi seluruh karyawan ini yang Covid-19 sudah menghuni rumah isolasi,” tandas Kapolsek Liston, Senin (23/8/2021).

banner 970x250