PEKANBARU – Unit Pengumpul Zakat Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Riau, menyalurkan zakat kepada sepuluh Mustahik atau penerima zakat yang berhak menerima.
Adapun zakat dari para pegawai dan dosen di Unilak ini diberikan kepada sepuluh Mustahik yaitu lima orang mahasiswa dalam bentuk beasiswa pendidikan bagi yang kurang mampu, dua orang mahasiswa yang memiliki wirausaha dan dalam proses berkembang dan satu warga Rumbai yang bergerak dalam bidang usaha ternak puyuh dan keripik daun singkong.
Menurut Ketua UPZ Unilak Firmansyah SPdi, yang ditemui usai shalat Jumat di Masjid Al Fatah Unilak, Jumat (3/09/2021), jumlah Mustahik terdiri dari orang 10 terbagi untuk lima program. Yaitu Lima orang untuk program Unilak cerdas, dua orang mahasiswa untuk program UMKM, dua orang lagi untuk program enterpreneur kemahasiswaan, masing masing Mustahik mendapatkan dua juta. Dan satu bantuan program dakwah untuk satu mahasiswi mendapatkan Rp1 juta.
Ditambahkannya, potensi pertumbuhan zakat di Unilak cukup besar, dosen dan karyawan yang telah berzakat (muzaki) masih 63 orang, kami yakin kedepannya bertambah, maka semakin bertambah muzaki maka semakin banyak penerima zakat untuk disalurkan.
“Zakat yang dikumpulkan ini dua setengah persen dari penghasilan. Semoga dana ini bermanfaat bagi penerima dan mampu membantu pengembangan usaha serta mendapatkan keberkahan,” kata Firmansyah.
Sementara itu Rektor Unilak Dr Junaidi menyebutkan, UPZ ini di Unilak didirikan karena zakat adalah perintah agama, dan potensi di Unilak, serta keinginan dosen dan pegawai untuk berzakat banyak.
“Di awal-awal berdiri banyak masukan, agar Unilak memiliki UPZ dan akhirnya berdiri, ini juga sejalan dengan 7 nilai Unilak satu diantaranya religius. Kami yakin dosen dan pegawai akan semakin banyak berzakat. Sehingga pemanfaatannya semakin banyak yang disalurkan dan penerima,” ungkap Rektor Unilak.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
“Saya mengapresiasi UPZ Unilak yang telah menyalurkan zakat, saya mendorong pegawai dan dosen untuk berzakat di UPZ Unilak,” sebutnya.
Pelaksanaan penyaluran zakat telah dilakukan seminggu lalu, Fauzan warga Umban Sari salah satu penerima program enterpreneur, yang memiliki usaha telur puyuh dan kolam ikan lele merasa senang dan terbantu untuk pengembangan usaha.
“Terima kasih kepada UPZ Unilak. Saya ada satu kolam dengan lima keramba dan untuk puyuh baru setahun memulai, ini akan digunakan untuk pengembangan. Semoga UPZ Unilak semakin berkembang dan semakin berkah,” tutupnya. rls










