Inforiau.ID, PEKANBARU – Aliansi Tokoh Pemuda dan Masyarakat Desa Danau Rambai menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT Agrinas Palma Nusantara, Jalan Datuk Wan Abdul Jamal, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Kamis (23/7/2026). Massa yang berjumlah 100 orang tersebut mendesak perusahaan Agrinas Palma Nusantara mencabut Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PT Prima Agro Sawitindo (PT PAS) serta menyelesaikan berbagai persoalan yang mereka sampaikan.
Aksi dimulai sekitar pukul 10.10 WIB dan dikoordinatori oleh Pramana Onesto. Dalam orasinya, massa membawa tiga tuntutan utama yang ditujukan kepada manajemen PT Agrinas Palma Nusantara.
Tuntutan massa aksi yakni meminta PT Agrinas Palma Nusantara mencabut Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PT Prima Agro Sawitindo (PT PAS). Massa menilai langkah tersebut perlu dilakukan sebagai bagian dari penyelesaian persoalan yang mereka suarakan.
Selain itu, massa juga meminta PT Agrinas Palma Nusantara mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat Desa Danau Rambai secara terbuka dan transparan. Mereka berharap perusahaan membuka ruang dialog dengan masyarakat agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara baik.
Dalam aksi tersebut, massa turut meminta adanya penyelesaian yang adil terhadap berbagai permasalahan yang menjadi tuntutan masyarakat Desa Danau Rambai.
Perwakilan massa diterima oleh Kepala Keamanan PT Agrinas Palma Nusantara Kolonel Inf Sukirman, Kabag Keamanan Kolonel CPM Jefridin Tambusai, serta GM 3 PT Agrinas Palma Nusantara Wilayah PT PAS, Purnawirawan TNI AU Marsma Tavianda.
Di hadapan massa, pihak PT Agrinas Palma Nusantara menyatakan menerima seluruh aspirasi yang disampaikan. Perusahaan juga berkomitmen menyampaikan tuntutan tersebut kepada pimpinan pusat PT Agrinas Palma Nusantara untuk ditindaklanjuti.
Selain itu, manajemen perusahaan menyampaikan akan melakukan peninjauan dan pengecekan kembali terhadap seluruh tuntutan yang diajukan massa sebagai upaya mencari penyelesaian atas permasalahan yang disampaikan masyarakat.
Mendengar tanggapan tersebut, massa aksi menyatakan dapat menerima penjelasan dari pihak perusahaan. Aksi unjuk rasa pun berakhir dalam suasana kondusif, dan seluruh peserta membubarkan diri dengan tertib.









