DUMAI – RSUD Dumai menyiapkan ruang isolasi terpisah (khusus) untuk pasien Balita yang terkonformasi Covid-19. Hal itu dilakukan pasca diketahui ada Balita yang terkonfirmasi Covid-19 karena kontak dengan keluarganya.
“Untuk penanganan pasien balita diterapkan perlakuan khusus atau berbeda, yaitu dengan ruang isolasi terpisah dan ditemani ibunya yang tidak positif Covid-19 karena naluri orangtua sebagai bentuk rasa sayang pada anak,” Jubir Gugas COVID-19 Dumai Syaiful kepada pers, Senin (20/4/2020).
Namun sebelumnya, tambahnya, dibuat surat pernyataan dari keluarga dan ibu anak balita positif terkait pendampingan dilakukan sesuai prosedur Covid-19, dan tim medis sudah menjelaskan resiko yang bisa diterima oleh ibu.
“Kita sangat menghargai keputusan sang ibu untuk mendampingi anaknya atas dasar kasih sayang, semoga anak dan ibu bisa tetap sehat,” sebutnya.
Penerapkan perlakukan khusus tersebut dilakukan pasca pertambahan 3 positif Covid-19 di Dumai, dimana diketahui bahwa Pasien 04 positif terjangkit Korona pernah menghadiri rapat di Jakarta, merupakan orang tanpa gejala dan menjangkiti dua anggota keluarga, yaitu Pasien 05 dan 06. Telah dilakukan rapidtes sepulang dari ibukota pada pertengahan Maret 2020 lalu.
“Rapid tes hasilnya positif, dan tim lakukan juga pemeriksaan pada orang dekat seperti istri anak dan cucu usia 2 tahun, dan hanya anaknya negatif, sedangkan istri dan cucu positif,” sebutnya.
Gugus Tugas juga terus melakukan penelusuran terhadap orang dekat pasien untuk memutus mata rantai penyebaran virus Korona di kota Dumai, dan kondisi kesehatan pasien dilaporkan cukup baik.
Jumlah positif Covid-19 Dumai bertambah tiga pada Sabtu (18/4) merupakan satu keluarga, yaitu suami (Pasien 04), istri (Pasien 05) dan cucu (Pasien 06). Sehingga akumulasi posiitif Korona di Dumai sebanyak 6 orang.
Ketua Gugas Covid-19 Dumai sekaligus Walikota Zulkifli AS terus mengajak masyarakat ikut serta memutus mata rantai penyebaran virus Korona, salah satu dengan cara menjaga jarak aman saat melakukan komunikasi antar individu atau physical distancing.
“Keluar rumah atau berada di tempat keramaian dianjurkan memakai masker dan selalu mencuci tangan untuk menjaga kebersihan,” kata walikota.
Data Covid-19 Kota Dumai hingga Minggu 19 April 2020, orang dalam pemantauan 569 orang, pasien dalam pengawasan yang sedang dirawat 18 orang dan dikonfirmasi positif Korona sebanyak 6 orang.










