SELATPANJANG – Forum Komunikasi (FK) RT/RW se-Kabupaten Kepulauan Meranti meminta percepatan bantuan pemerintah sampai ke tangan warganya sudah selesai dalam minggu ini.
Selaku ketua FK RT/RW, Ucok Alex Kandar SE, Sekretaris Abdul Talib dan Bendahara Guntur serta rekan-rekan lainnya yang tergabung dalam forum ini angkat bicara dan sudah sepakat menyampaikan pernyataan sikap atas keluh kesah yang dihadapi masyarakat Kepulauan Meranti secara khusus hari ini.
Mereka juga memaparkan terkait jenis bantuan Covid-19 ini, sesuai intruksi Presiden Jokowi dalam bantuan Jaring Sosial Covid-19, untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti yaitu, BLT (Bantuan Langsung Tunai) diluar warga yang dapat PKH dan BNPT.
Bantuan sembako senilai Rp600.000 dari APBD Kepulauan Meranti sebanyak 5775 KK, bantuan bulog sebanyak 100 Ton dari Bulog untuk 10.000 KK, BLT itu dari dana desa berupa uang tunai senilai Rp600.000, Bantuan Uang Tunai dari Pemerintah Propinsi Riau senilai Rp300.00/KK sebanyak 6000 KK masyarakat se-Kepulauan Meranti.
“Bantuan dari pemerintah pusat melalui kartu Pra Kerja setiap warga yang sudah terdata. Kita mengetahui bantuan ini sudah pasti namun belum juga disalurkan, dengan alasan pendataan, padahal itu persoalan tekhnis yang sangat mudah bagi setiap RT/RW mengetahui warganya, mana yang sudah dapat dan mana belum terdata. Karena besar harapan warga kami atas percepatan bantuan itu, mengingat sudah lama dalam pengangguran, kebutuhan keluarga berjalan sebagaimana biasanya, sedangkan warga kita hari-hari didominasi pekerja buruh, tani, nelayan dan pasar,” ungkap ketua FK RT/RW, Ucok Alex Kandar SE.
Ia juga berharap kerja cepat dan tepat pemerintah terkait dalam percepatan penyaluran ini sampai ke warganya masing-masing, sehingga terbantukan serta tidak hanya cerita-cerita saja.
“Kami merasa selama ini masyarakat masih terkecoh atas bantuan itu, yang akhirnya kami selalu jadi korban bully warga, untuk itu perlu kami bersuara agar pemerintah sadar atas kebutuhan warga kami terkait bantuan itu yang cepat dan tepat,” ujarnya.
Selama masa Covid-19 ini, selaku RT/RW sudah bekerja keras mengumpul data-data sesuai yang dibutuhkan untuk menggesa percepatan bantuan itu.
“Yang kami ketahui, berdasarkan keputusan Permendes Nomor 6/2020 dari perubahan PDTT No 11/2019 tentang prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2020 yang disalurkan ke masyarakat yang berdampak Covid19. Serta administrasi yang sudah jelas, maka sudah saatnya bantuan itu sudah selesai ke tangan-tangan warga. Hal ini juga permintaan Presiden Jokowi untuk tuntas dalam minggu ini, saat rapat terbatas bersama para menterinya Senin semalam,” tutup Ketua FK RT/RW itu. (rls)










