Perayaan HUT Kepulauan Meranti di Tengah Pandemi Covid-19 Tetap Dilaksanakan, Begini Ketentuannya

banner 468x60

SELATPANJANG – Peringatan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Meranti ke-12 Tahun 2020 ditengah pandemi Covid-19 tetap dilaksanakan, namun tentu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dibatasi oleh protokol kesehatan.

Namun yang rutin dilaksanakan tiap tahun termasuk tahun ini adalah sosialisasi ditengah masyarakat menyangkut moment HUT Meranti ini agar terus bergelora adalah dengan meminta pegawai ASN dan swasta untuk berbusana melayu yang dimulai pada Hari Senin (14/12/2020) mendatang hingga perayaan HUT Meranti yang jatuh pada tanggal 19 Desember 2020, dan memasang umbul-umbul serta hiasan lainnya di kantor-kantor pemerintahan dan swasta serta rumah warga.

banner 400x400

Agar imbauan ini dapat diketahui oleh warga diminta kepada pihak kecamatan, desa dan kelurahan untuk melakukan sosialisasi diwilayahnya masing-masing. Dan yang tak kalah penting adalah membuat lingkungan khususnya disekitar perkantoran dan pertokoan serta gorong-gorong terlihat bersih dan asri dengan melakukan goro masal. Direncanakan untuk goro masal ini akan digelar satu hari sebelum HUT Meranti yakni Jumat (18/12/2020).

“Terkait goro masal dan pemasangan umbul-umbul ini, kita minta kepada camat, kades dan lurah agar dapat menyampaikan ini kepada masyarakat yang ada diwilayahnya masing-masing,” ujar Sekda Kepulauan Meranti, Dr H Kamsol MM saat memimpin rapat peringatan hari jadi Kepulauan Meranti bertempat di ruang rapat Melati kantor bupati.

Dalam rakor awal tersebut juga disinggung mengenai kegiatan perayaan HUT Meranti ke-12 Tahun 2020 yang biasanya dirayakan dengan menggelar upacara bendera, dilanjutkan dengan rapat paripurna hari jadi, pembukaan pameran ekspo, kemudian malam harinya pergelaran hiburan rakyat yang dikemas dengan acara kenduri sekampung. Untuk tahun ini sesuai kesepakatan bersama dengan pertimbangan kondisi pandemi Covid-19 yang melarang terjadinya kerumunan maka beberapa kegiatan tersebut terpaksa dibatalkan dan digelar sederhana namun tak menghilangkan semangat hari jadi Kepulauan Meranti ini.

Adapun yang masih tetap dilaksanakan namun tetap mengacu pada protokol kesehatan yakni, upacara bendera HUT Meranti ke-12 Tahun 2020 yang di pusatkan di halaman kantor Bupati Kepulauan Meranti, berbeda dari tahun lalu jumlah peserta akan dibatasi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Kemudian, rapat paripurna peringatan HUT Kepulauan Meranti di kantor DPRD, jumlah tamu didalam ruangan juga akan dibatasi maksimal 100 orang, namun tetap menyediakan tenda diluar ruangan untuk tamu dan warga masyarakat lainnya dan meniadakan pameran dan ekspo karena berpotensi menimbulkan kerumunan masa.

Selanjutnya, meniadakan hiburan rakyat dan kenduri sekampung, diganti dengan zikir dan doa bersama yang dipusatkan di Masjid Agung Darul Ulum Selatpanjang pada hari Kamis ba’da (setelah) maghrib (17/12/2020). Diacara ini bagi jamaah yang hadir panitia menyediakan takjil dan nasi kotak untuk dinikmati.

Sempena peringatan hari jadi Kepulauan Meranti ke-12 Tahun 2020 ini, dikatakan Sekda Kamsol bahwa Pemkab Kepulauan Meranti tetap berupaya melaksanakannya dengan meriah namun harus tetap aman dari penyebaran Covid-19 dengan mematuhi ketentuan protokol kesehatan.

“Meski pelaksanaan HUT Meranti kita gelar ditengah pandemi Covid-19, namun diharapkan harus tetap bergelora, kita minta partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menyemarakan moment ini, dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” pungkas Sekda Kamsol.

banner 970x250