KAMPAR – Satu unit rumah semi permanen milik Syaiful (60) warga Dusun Koto Menampung, Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau hangus terbakar pada Minggu (28/3/2021) sekira pukul 16.00 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp400 juta. Peristiwa ini bermula pada Minggu (28/03/2021) sekira pukul 16.00 WIB, saat itu Syaiful si pemilik rumah sedang menggoreng keripik ubi di dapur rumahnya, kemudian Syaiful meninggalkan masakannya dan pergi ke ruang tengah.
Beberapa saat kemudian, Syaiful kembali ke dapur rumahnya dan kaget melihat api sudah membesar dan membakar sebagian dapur rumah. Selanjutnya korban berusaha memadamkan api dan meminta bantuan dari para tetangga yang dalam waktu singkat berdatangan untuk membantu pemadaman api.
Kapolres Kampar, AKBP Mohammad Kholid SIk, melalui Kapolsek Bangkinang Barat, IPDA Yulanda Alvaleri S.TrK yang dilapori warga atas kejadian tersebut, segera perintahkan anggotanya turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu evakuasi serta proses pemadaman. Sekira pukul 16.45 WIB, 3 unit mobil Damkar Pemkab Kampar tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman dan api dapat dipadamkan sekira pukul 17.30 WIB.
Kapolsek Bangkinang Barat, IPDA Yulanda Alvaleri S.TrK membenarkan peristiwa kebakaran rumah warga Desa Kuok ini, disampaikan Kapolsek bahwa beberapa saat setelah kejadian ia langsung perintahkan anggotanya ke lokasi, melakukan pengamanan, membantu evakuasi dan proses pemadaman serta menghubungi pihak Damkar.
Lebih lanjut disampaikan kapolsek bahwa anggotanya telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dan mendata saksi-saksi atas kejadian tersebut. Dari hasil penyelidikan, dugaan awal penyebab kebakaran ini berasal dari dari dapur rumah korban yang ditinggal saat proses memasak atau menggoreng keripik ubi, sehingga api menjalar kebagian bangunan dapur hingga menghanguskan seluruh rumah dan isinya.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian materi cukup besar yang diperkirakan sekitar Rp400 juta, ungkapnya.










