SIAK – Keluhan para guru Madrasah Diniyah Ta’miliyah Awwaliyah (MDTA) di Kabupaten Siak terkait keterlambatan pembayaran honor sangat direspon Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Siak. Dimana saat ini untuk pembayaran honor tersebut masih dalam proses kelengkapan administrasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, Lukman mengatakan keterlambatan pembayaran gaji guru MDTA itu disebabkan karena ada beberapa point penting yang harus disiapkan oleh pihak Dinas sebelum menyalurkan bantuan keuangan (gaji, red) kepada lembaga penerima.
“Makanya sampai saat ini guru MDTA di Siak belum menerima honornya. Namun hal ini bukan kita diamkan saja, pencairan honor guru MDTA ini masih dalam proses kelengkapan administrasi,” kata Lukman kepada GoRiau.com, Rabu (19/5/2021).
Lukman juga berharap seluruh para guru MDTA di Siak bisa bersabar menunggu proses ini. Sebab pihaknya juga sedang berupaya sebaik-baiknya agar proses ini bisa selesai cepat dan sesuai aturan yang berlaku.
Sebelumnya, salah seroang guru MDTA mengeluhkan masalah gaji (honorium, red) yang sampai hari ini belum dibayarkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak. “Sampai bulan Mei 2021 ini kami belum menerima gaji. Mungkin di Pemda Siak sedang ada perubahan aturan atau hal-hal lain yang butuh waktu,” ujar dia.
Hal senada juga dikemukakan oleh Kepala MDTA di Kecamatan Siak Ustadz Mardian, menurut Ustadz Mardian, terjadinya keterlambatan penyaluran gaji/honor bagi guru-guru MDTA disebabkan karena adanya perubahan pada Rombongan Belajar (Rombel). Dimana saat ini Rombel MDTA ditangani oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Siak.










