PEKANBARU – Normalisasi Sungai Sail yang meluap dan menyebabkan banjir di sejumlah titik sekitar Maret 2021 lalu, hingga kini belum dilakukan. Menurut Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, pihaknya masih mempersiapkan operasional untuk normalisasi tersebut.
Selain itu, proses normalisasi sungai ini juga masih harus menyelesaikan masalah di bantaran sungai. Dimana, akan ada pembongkaran bangunan dan lahan masyarakat.
“Kita juga selesaikan dulu masalah yang ada di bantaran sungai. Sekarang proses penyusunan MoU dengan BWSS, kita lihat lagi titiknya kalau memang harus dibongkar ya kita bongkar,” ujar Indra Pomi, Kamis (27/5/2021).
Disamping itu, disebutkan bahwa Sungai Sail diperkirakan sering meluap karena ada 3 titik yang mengalami penyempitan. Titik ini berada di Kawasan Perumahan Jondul dan Kuantan Regency. Di sana juga berdiri bangunan tempat tinggal masyarakat.
Lokasi bangunan ini terancam dibongkar dan warga yang terdampak, rencananya akan diberi sangu hati agar mereka dapat pindah dari bantaran sungai.
“Tentu kita juga sosialisasi ini. Kita ingatkan mereka agar bisa pindah dari sana,” pungkasnya.










