SELATPANJANG – Pemerintah terus mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) memanfaatkan fasilitas promosi online melalui platform e-Smart IKM. Tahun ini dua IKM di Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan kesempatan untuk memasarkan produknya masuk dalam marketplace atau pasar daring.
Adapun dua IKM tersebut adalah Misagu Meranti di Desa Gogok, Kecamatan Tebingtinggi Barat dan Gambut Coffee di Desa Teluk Buntal, Kecamatan Tebingtinggi Timur.
Usaha rumahan tersebut pun telah dilakukan survei, verifikasi dan identifikasi langsung di lapangan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Provinsi Riau.
Selanjutnya peserta dari sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau akan mengikuti pelatihan. Dimana pada kegiatan ini menghadirkan langsung narasumber dan penggerak marketplace dari PT Bukalapak.com.
“Kegiatan ini bertujuan mendorong pelaku IKM untuk bergabung dengan marketplace sebagai pemasaran digital dalam rangka memperluas akses pasar para pelaku IKM. Di sana nanti mereka diajarkan langsung oleh narasumber Star Up cara dan teknis memasarkan di marketplace agar nantinya para pengusaha IKM bisa lebih bersaing,” kata Staf di Bidang Sumber Daya Industri Kerjasama dan Promosi, Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Thomas Syamsuddin, Kamis (3/6/2021).
Sementara itu Kepala Seksi Industri Logam, Mesin elektronika, Aneka dan Kerajinan Pada Bidang Perindustrian, DisdagperinkopUKM Kepulauan Meranti, Miftahulaid mengatakan, bahwa pihaknya sudah sejak lama mendukung keinginan pemerintah untuk mengarahkan IKM untuk go online.
“Kita tadi telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei terhadap IKM yang akan mengikuti pelatihan ini, dari pengamatan sejauh ini, dua IKM itu kita lihat mempunyai kemampuan lebih untuk memasarkan produk mereka. Kita sangat mendukung untuk IKM go online atau pemasaran lewat online. Pemasaran dengan cara ini adalah cara paling murah dan sederhana dilakukan,” ungkap Miftah.










