RSUD Telukkuantan Over Kapasitas, Pasien Covid-19 Harus Dirawat di IGD

banner 468x60

TELUKKUANTAN – RSUD Telukkuantan, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau tak mampu menampung pasien Covid-19. Akibatnya, pasien Covid-19 harus mendapat perawatan di ruang IGD.

“Kemaren memang sempat over kapasitas, sehingga kita rawat di IGD dulu,” ujar Direktur RSUD Telukkuantan, dr. Irvan Husin, Jumat (23/7/2021) siang.

banner 400x400

Dikatakan Irvan, kapasitas ruang pinere RSUD Telukkuantan hanya 21 tempat tidur. Melonjaknya kasus Covid-19 di Kuansing, membuat RSUD over kapasitas.

“Sekarang kita tambah 10 tempat tidur lagi. Sebenarnya lebih tepat menambah kapasitas tempat tidur isolasi memenuhi 30 persen kapasitas tempat tidur total RS dikonversi jadi tempat tidur isolasi,” ujar Irvan.

“Cuma, karena ruang kita terbatas, kita terpaksa alih fungsi ruangan yang ada jadi ruang isolasi,” tambah Irvan. Untuk tambahan ini, RSUD Telukkuantan sudah memanfaatkan gedung IGD baru. “Bekas gedung IGD kita ubah, dijadikan tambahan ruang isolasi dengan kapasitas 10 tempat tidur,” terang Irvan.

Dengan tambahan 10 tempat tidur ini, maka RSUD Telukkuantan sudah bisa merawat 31 orang pasien Covid-19. Seiring bertambahnya kapasitas RSUD Telukkuantan, maka kebutuhan tabung oksigen juga meningkat.

“Ini kendala kita sekarang ini, tabung oksigen langka di pasaran,” ujar Irvan. RSUD Telukkuantan kekurangan tabung oksigen ukuran besar.

Dikatakan Irvan, untuk memfungsikan tambahan 10 tempat tidur, harus tersedia minimal 30 tabung oksigen besar. Satu tempat tidur membutuhkan tiga tabung oksigen berisi enam kubik. “Sekarang rata-rata pasien isolasi masuk ke RS dengan sesak napas.”

“Sekarang saja, dengan 20 tempat tidur ruang isolasi, kita isi ulang tabung rata-rata dua kali per hari kita kirim ke Pekanbaru,” kata Irvan.

Kasus Covid-19 per 22 Juli 2021 mencapai 4.034 kasus. Rinciannya 287 orang menjalani isolasi mandiri, 33 orang dirawat di RS, 3.618 orang sembuh dan 96 orang meninggal dunia.

banner 970x250