PEKANBARU – Di masa pandemi Covid-19, penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Provinsi Riau terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data dari Dirjen Pemberdaharaan (DJPb) Riau, hingga saat ini tercatat jumlah penyaluran KUR di Riau sudah mencapai Rp3,485 triliun.
“Dengan jumlah debitur sebanyak 62.593 nasabah yang tersebar di sejumlah bank,” kata Kepala Kanwil DJPb Riau, Ismet Saputra, selasa (27/7/2021).
Ismet merincikan jumlah penyaluran KUR paling besar ada di sektor pertanian, perburuan dan kehutanan yang mencapai Rp2,2 triliun. Kemudian sektor pedagang besar dan eceran juga termasuk tinggi yakni sebesar Rp850 miliar.
“Kemudian sektor jasa kemasyarakatan, sosial budaya, jibudan dan perorangan lainya juga cukup tinggi, sekitar Rp126 miliar,” ujarnya.
Selain itu penyaluran KUR di sektor industri pengolahan juga cukup tinggi, yakni sebesar Rp71,8 miliar. Kemudian sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum juga tinggi mencapai Rp78,1 miliar.
“Yang paling rendah itu penyaluran KUR di sektor pertambangan dan penggalian hanya sekitar Rp220 juta,” kata Ismet.










