DUMAI-Produksi sampah rumah tangga di Kota Dumai capai 50 ton sehari sehingga tak jarang membuat tempat penampungan sementara (TPS) tak sanggup menampung.
Menurut Plt Kepala Dinas Lingkungan hidup (LHK) Kota Dumai, Adyan Bangga Pranata Harahap, produksi sampah masyarakat atau sampah rumah tangga dalam sehari bisa mencapai sekitar 50 ton.
“Kalau kita hitung dari jumlah sampah yang dibawa oleh mobil pengangkut sampah menuju TPA Mekarsari, ya sekitar 50 tonlah dalam sehari,” ujarnya seperti dilansir dari Pekanbaru.tribunnews.com, Kamis (5/8/2021).
Dengan banyaknya sampah yang dihasilkan dari rumah tangga, tak jarang bak-bak di TPS yang ada di Dumai tak sanggup menampung. Sehingga, sampah menjadi menumpuk bahkan berserakan.
“Kalau berserakan tentunya tak cantik wajah Kota Dumai, apalagi sampai meluber ke badan jalan,” ujarnya.
“Dalam mempercantik wajah Kota Dumai, tentunya permasalahan sampah menjadi faktor utama yang harus diselesaikan,” imbuhnya.
Untuk mengatasi daya tampung sampah di TPS, Pemko Dumai akan meletakkan bak sampah di tempat-tempat yang selama ini menjadi lokasi pembuangan sampah.
“Peletakan bak sampah sudah dilakukan di beberapa TPS, agar sampah tak lagi berserakan sehingga menimbulkan bau busuk dan pemandangan yang jorok,” tuturnya.
Pihaknya telah melakukan pengadaan bak sebanyak 16 unit yang akan diletakkan disejumlah TPS, sebagai bak tambahan dalam menampung sampah.
Bak sampah ini sekaligus mempermudah pengangkutan sampah dari TPS menuju ke TPA. ”Peletakan bak sampah yang sudah berlangsung di beberapa tempat seperti di Jalan Sidorejo ujung atau Jalan MH Thamrin sebanyak tiga bak sampah,” terangnya.
Di Jalan Janur Kuning, Kecamatan Dumai Timur sebanyak dua bak sampah dan simpang tiga Jalan Dokyar sebanyak 3 bak sampah.










