BAGANSIAPIAPI – Pencarian terhadap nelayan Rokan Hilir yang diterkam buaya di Sungai Rokan akhirnya dihentikan karena sudah malam.
“Karena hari sudah malam, maka pencarian akan dilanjutkan besok pagi,” ujar Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak kepada GoRiau, Kamis (23/9/2021) malam.
Ishak mengatakan, begitu mendapat laporan, pihaknya langsung menerunkan tim Rescuer Unit Siaga SAR Rokan Hilir ke lokasi. Dan pencarian sudah dilakukan dengan menyusuri sungai, namun hingga malam hari, tidak ditemukan.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang nelayan bernama Chandra (33) disambar buaya saat mencari udang di Sungai Rokan, Kamis (23/9/2021) siang sekitar jam 11.30 WIB. Peristiwa itu langsung disaksikan temannya sesama nelayan bernama Solekman (28).
Solekman menceritakan, dia menyaksikan langsung bagaimana buaya tersebut menerkam Chandra dan membawanya ke tengah sungai. “Saya sedang buang air di tepi sungai, sedangkan Chandra sedang mencari udang di alur sungai. Saya melihat, tiba-tiba buaya menerkamnya dan menyeret tubuh Chandra ke tengah sungai,” ujar Solekman.
Candra adalah warga Jalan Ar Rahman RT 003 RW 003 Labuhan Tangga Hilir, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, Riau. Lokasi kejadian di Sungai Rokan atau disekitar Batu Enam, Bagan Punak Meranti, tidak jauh Makodim 0321 Rohil dan Kantor Dinas Perikanan Rohil.
Dalam kondisi trauma, Solekman berusaha mencari pertolongan kepada warga. Sayangnya, saat warga datang, buaya tersebut sudah tidak kelihatan. Penghulu Labuhan Tangga Hiilir Tarmizi SH juga langsung mengerahkan warganya untuk melakukan pencarian dan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
Hingga saat berita dikirim, tim Basarnas, Polair Polres Rohil dan nelayan tempatan telah pencarian menyisiran sungai Rokan di sekitar lokasi kejadian.










