BPJPH Dorong Riau Bangun Ekosistem Industri Halal, Ini Langkahnya

banner 468x60

Inforiau.ID, PEKANBARU – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong Pemerintah Provinsi Riau memperkuat ekonomi syariah dan membangun ekosistem industri halal di daerah.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi syariah sekaligus mendukung visi dan misi pembangunan Provinsi Riau.

banner 338x250

Sekretaris Utama BPJPH Muhammad Aqil Irham mengatakan, sejumlah kawasan industri yang ada di Riau berpotensi dikembangkan dan diperkuat menjadi kawasan industri halal.

“Untuk mencapai visi misi Riau memang harus diperkuat dengan ekonomi syariah khususnya industri halal. Di sini juga ada beberapa kawasan industri yang mungkin nanti ke depannya diperkuat dengan kawasan industri halal,” kata Sestama BPJPH Aqil di Kantor Gubernur Riau, Rabu (16/9/2026).

Menurut Aqil, pengembangan kawasan industri halal membutuhkan dukungan dari berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, kelembagaan hingga sumber daya manusia.

Karena itu, BPJPH berharap Pemprov Riau memberikan dukungan terhadap penguatan kelembagaan, termasuk rencana pendirian Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPJPH di Riau.

“Maka perlu ada penguatan-penguatan dari aspek infrastruktur, kelembagaan, sumber daya manusia. Oleh karena itu, kami ingin dapat dukungan dari Pemprov Riau untuk mendirikan UPT di sini,” jelasnya.

Aqil mengatakan, keberadaan UPT BPJPH di Riau diharapkan dapat memperkuat layanan jaminan produk halal sekaligus mendukung pertumbuhan industri halal di daerah.

Tidak hanya itu, BPJPH juga membuka peluang pengembangan pusat layanan halal yang nantinya dilengkapi laboratorium berstandar internasional.

“Kalau kita nanti mendapatkan hibah lahan, aset, tanah untuk kantor, InsyaAllah di tahun 2027 ada pengembangan pusat layanan halal dengan membangun laboratorium yang berstandar internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi menyambut baik kehadiran BPJPH di Bumi Lancang Kuning.

Menurut Syahrial, pengembangan ekosistem halal sejalan dengan karakter masyarakat Riau yang memiliki budaya Melayu dan kehidupan sosial yang dekat dengan nilai-nilai Islami.

“Kehadiran BPJPH di Provinsi Riau itu sebenarnya harus kita sambut baik. Karena memang itu adalah alternatif pilihan bagi masyarakat kita yang notabene tadi berbudaya Melayu Muslim dan ramah terhadap ekosistem di masyarakat kita,” tutur Syahrial.

Ia menegaskan, Pemprov Riau berkomitmen mendukung pengembangan layanan dan ekosistem halal di daerah.

Dukungan tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan berbagai program pembangunan yang bertujuan mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Riau.

“Mudah-mudahan ini nanti akan kita perkuat dan Pak Gubernur juga komit untuk mendukung BPJPH yang hadir di Riau. Jadi apapun itu yang hari ini berkaitan dapat memajukan Riau tentu diterima dengan baik,” ujarnya.

Syahrial menambahkan, pengembangan ekosistem halal juga dapat diperkuat melalui kerja sama di bidang riset dan pendidikan.

Pemprov Riau, kata dia, siap berkoordinasi dengan sejumlah lembaga dan perguruan tinggi untuk membangun pusat riset halal yang dapat mendukung kebutuhan industri halal.

“Nanti kalau Riau menjadi sentralnya, pusat-pusat riset halal sudah kita kondisikan dengan BRIN. Kemudian koordinasi dilakukan dengan Kementerian Agama melalui kampus UIN dan Kemdiktisaintek juga melalui beberapa kampus yang bisa menjadi ekosistem pusat riset halal,” pungkasnya.

banner 970x250