Perairan Inhil Rawan Jalur Narkoba, Bupati Herman Minta Sinergi TNI AL

banner 468x60

Inforiau.ID, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menyoroti kerawanan peredaran narkoba melalui jalur laut saat menerima kunjungan kerja Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji, di kediaman dinasnya, Selasa (3/11/2026) pagi.

Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil dan TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus mengoptimalkan potensi kemaritiman daerah.

banner 400x400

Dalam penyambutan itu, Bupati Herman memasangkan tanjak berbahan dasar kelapa kepada Danlanal Dumai sebagai simbol penghormatan sekaligus memperkenalkan produk kerajinan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Inhil.

Bupati Herman mengatakan, kondisi geografis Inhil yang didominasi wilayah perairan menghadirkan tantangan tersendiri, baik dalam pemerataan pembangunan maupun pengawasan keamanan.

Menurutnya, posisi strategis wilayah pesisir Inhil yang menjadi jalur transit berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas ilegal, termasuk peredaran narkotika.

“Selain jadi tantangan dalam pemerataan pembangunan, daerah pesisir Inhil juga menjadi lokasi transit, sehingga maraknya tindakan kriminal, salah satunya pengedaran narkoba. Maka kehadiran Pos Angkatan Laut (AL) sangat membantu Pemda dalam mengawasi wilayah perairan Inhil, kedatangan Kolonel kami harap lebih mempererat sinergi antara kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkap Herman.

Ia berharap keberadaan pos-pos TNI AL dapat semakin memperkuat pengawasan wilayah perairan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir dan perbatasan.

Menanggapi hal tersebut, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji menegaskan pentingnya optimalisasi peran pos TNI AL yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Inhil.

Pos tersebut meliputi Pos TNI AL Tanjung Datuk di Tembilahan, Pos TNI AL Kuala Enok di Kecamatan Tanah Merah, Pos Bintara Pembina Potensi Maritim (Posbabinpotmar) di wilayah perairan Kecamatan Kateman, serta Pos Pengamanan Perbatasan Pulau Burung.

“Semoga pos-pos ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar melalui fungsi pembinaan potensi maritim dan terus berperan dalam menjaga kedaulatan sekaligus memastikan kehadiran negara di kawasan perbatasan,” ujar Kolonel Agung.

Selain membahas keamanan perairan, Danlanal Dumai juga menyoroti besarnya potensi ekonomi Kabupaten Inhil, terutama sektor kemaritiman dan industri pengolahan kelapa.

Sebagai salah satu dari tujuh daerah yang berada dalam wilayah kerja Lanal Dumai, Inhil dinilai memiliki peluang pengembangan ekonomi yang menjanjikan.

“Saya melihat potensi Inhil yang luar biasa pada sektor maritim dan kelapa beserta produk-produk hilirisasinya yang telah ada sejak dahulu. Ditambah letak geografis yang berdekatan dengan Provinsi Jambi dan Kepulauan Riau, ini menjadi peluang untuk dikembangkan lebih baik lagi,” tambah Kolonel Agung.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Inhil, sejumlah pejabat terkait, serta jajaran Lanal Dumai.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol penguatan hubungan kelembagaan antara Pemkab Inhil dan TNI AL.

banner 970x250