oleh

Selain Ayah Tabrak Anak di Sidoarjo, Ini Deretan Kecelakaan Akibat Main Handphone saat Berkendara

JAKARTA – Seorang bocah perempuan 4,5 tahun di Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur tewas ditabrak mobil yang dikendarai ayahnya sendiri saat hendak sekolah, Rabu pagi 25 Juli 2018. Hal ini terjadi karena sang ayah tidak tahu dan sibuk dengan handsetnya saat anaknya turun dari mobil.

Perlu diketahui, bermain telefon genggam sambil berkendara adalah kegiatan terlarang jika mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 yang menjelaskan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

banner 300x250

Sementara itu, dalam Pasal 283 dijelaskan setiap orang yang mengemudikan kendaraan di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000.

Namun, selain ayah yang tabrak anak sendiri di Sidoarjo, ada sekiranya 4 kecelakaan karena sang sopir sibuk dengan gawainya.

1. Bus Mayasari Seruduk Empat Mobil

Kecelakaan beruntun melibatkan lima mobil terjadi di Jalan KS Tubun, Palmerah, Jakarta Barat. Kuat dugaan kecelakaan terjadi akibat sopir bus Mayasari Bakti jurusan Tanah Abang-Bekasi asyik bermain handphone.

Kecelakaan beruntun ini melibatkan bus Mayasari Bakti dengan nopol B 7792 VB yang dikemudikan Ade Hopid Hidayat (34), taksi B 2126 SFX, Toyota Kijang Inova, Toyota Avanza B 2490 BKL, dan Toyota Innova ‎silver B 1738 PZM.

Saksi mata, Rudi (23) mengatakan, kejadian bermula ketika taksi Blue Bird berusaha melajukan kendaraanya dari lajur kiri ke kanan secara tiba tiba. Kondisi itu membuat bus jurusan Tanah Abang-Bekasi yang tengah melaju kencang panik. Tanpa bisa menghentikan kendaraan, bus kemudian menabrak bagian belakang taksi hingga terhempas sejauh beberapa meter.

2. Tabrak Mobil Mogok Karena Main Handphone

Seorang pengendara di jalan layang (flyover) Kemayoran arah arah ke Tanjung Priok, Jakarta Utara, harus dilarikan ke rumah sakit karena terlibat kecelakaan. Parahnya pria tersebut menabrak mobil yang tengah mogok karena ia memainkan handphone saat berkendara.

Pria itu melaju dengan sepeda motor Honda Beat sambil bermain HP dan tiba-tiba ia hilang kendali lalu manghantam mobil boks berpelat B 9239 PN yang lagi mogok di lokasi.

3. Avanza Hitam Nyemplung ke Sungai

Mobil Avanza hitam bernomor polisi B1998 WFR terjun bebas ke dalam parit, di Jalan Raya Emerald Bintaro, Kelurahan Parigi Lama, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Diketahui, mobil melintas dari Jalan Raya Boulevard Bintaro menuju Emerald Bintaro. Peristiwa terjadi saat sang sopir yang bernama Siti Hawa yang membawa suami dan dua orang anak mereka melintas di lokasi. Tiba-tiba, salah seorang anak korban yang duduk di bangku belakang meminta telepon kepada ibunya yang sedang nyetir.

Saat itu anaknya yang duduk di baris kedua mobil meminta handphone kepada ibunya yang sedang nyetir. Siti Hawa kemudian memberikan handphone sambil menoleh ke belakang.

Saat Siti Hawa kembali melihat ke depan, posisi mobil sudah berada di pinggir kali. Korban yang panik ingin menginjak rem mobil, ternyata malah menginjak gas yang langsung nyelonong ke sungai.

(kha)