oleh

Terdapat Tubuh Bayi dalam Kantong Jenazah Korban Lion Air JT-610

JAKARTA – Potongan tubuh bayi ditemukan dalam kantong jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang, Bangka Belitung yang jatuh di perairan Karawang,Jawa Barat.

Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto di Jakarta, Selasa (30/10/2018) menyatakan, dari 24 kantong jenazah yang telah diterima Rumah Sakit Polri Soekanto, salah satunya jenazah bayi.

banner 300x250

Jasad Korban Penumpang Lion Air JT-610 Dimasukkan ke Kantong Jenazah

“Iya jadi yang saya lihat tadi memang potongan-potongan tubuh sudah juga ada bayi, dewasa, sebagian besar, ada juga material dan sepatu,” ujar Komjen Ari.

Komjen Ari menyebut sejumlah 189 korban yang di kabin, 181 itu penumpang yang terdiri atas dua bayi, satu anak-anak dan sisanya dewasa.

Ia mengharapkan hasil proses identifikasi korban dapat segera diumumkan.

(Baca juga: Jasad Tak Utuh Jadi Kendala Identifikasi Korban Pesawat Lion Air JT-610)

“Mudah-mudahan segeralah, karena tadi (potongannya) agak besar-besar,” kata Komjen Ari kemudian mengungkapkan pihaknya masih menunggu semua kantong jenazah yang ada untuk nantinya dipisahkan dan diidentifikasi oleh ahli forensik dengan satu per satu pengelompokan.

Setelah menemukan sisa potongan tubuh lainnya, lanjut Komjen Ari, pihaknya akan membuat berita acara dan dilanjutkan dengan kegiatan penyerahan jenazah.

Sementara ini, tim Disaster Victim Identification/DVI dan para petugas pemeriksaan di Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Polri Jakarta Timur masih melakukan identifikasi pada para korban pesawat Lion Air JT-610.

Kemudian di luar gedung tersebut, tepatnya di posko Pos Mortem, sejumlah kerabat korban kecelakaan pesawat tersebut masih menunggu kepastian hasil identifikasi.

(Baca juga: Indonesia 10 Besar Negara dengan Kecelakaan Pesawat Terbanyak di Dunia)

Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Komisaris Besar Polisi Musyafak mengatakan, identifikasi para korban akan difokuskan pada data yang masuk untuk mempersingkat proses.

Jasad Korban Penumpang Lion Air JT-610 Dimasukkan ke Kantong Jenazah

“Kalau misalnya dewasa dan hanya serpihan memang membutuhkan kalau data lengkap antemortem, sampel DNA-nya, baik antem maupun post mortem kita periksa. Saya sampaikan tadi empat-lima hari baru teridentifikasi,” ujar Musyafak.

(qlh)