oleh

Banjir di Pelalawan Rendam Sejumlah Jalan, Bangunan Pesantren Ikut Tergenang

PANGKALAN KERINCI – Sejumlah akses jalan pada beberapa wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pelalawan terendam. Banjir juga merendam bangunan pesantren di Teluk Meranti.

Kepala BPBD Pelalawan, Hadi Penandio, Jumat (30/11/2018) menyebutkan, tidak hanya akses jalan yang terendam. Ketinggian air dimasing-masing wilayah bervariasi, mulai dari 30 hingga 75 Cm.

banner 300x250

“Pesantren Najma Riau di Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti digenangi air dengan ketinggian mencapai 30-50 Cm. Atas kondisi ini siswa diliburkan,” ungkapnya.

Labih lanjur Hadi Penandio mengungkapkan, beberapa fasilitas umum yang digenangi air yakni Jalan Pemda – Kelurahan Langgam dengan ketinggian air 30-50 Cm.

“Jalan Pemda – Lubuk Ogung ketinggian air 30- 50 CM, kemudian Jalan Akses ke Desa Rantau Baru dengan ketinggian air 40-75 Cm,” bebernya.

Lanjutnya, fasilat umum lain yang terendam yakni jalan akses ke Tanjug Putus dengan ketinggian air mencapai 20-40 Cm. “Untuk jalan akses Lintas Bono, Desa Petodaan ketinggian air mencapai 20-40 CM,” tandasnya.

Hadi Penandio menyebutkan, setidaknya ada beberapa wilayah terdampak banjir di Pelalawan. Seperti Kecamatan Langgam, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Teluk Meranti dan Ukui.

“Pintu spill way PLTA yang selama ini di buka 3 x 30 Cm, terhitung hari Kamis kemarin pukul 12.00 WIB ditutup kembali. Pada hari ini, level air Sungai Kampar di Pontoon Langgam 3.15 M, trennya level air Sungai Kampar di Pontoon RAPP naik dari Kamis kemarin 1 Cm,” pungkasnya kepada GoRiau.