oleh

Hadapi Natal dan Tahun Baru, Kesbangpol Bengkalis Taja Rapat Kominda

Asisten Tata Pemerintahan, Hj Umi Kalsum membuka rapat anggota Kominda Kabupaten Bengkalis di Aula Badan Kesbangpol Bengkalis, Kamis (13/12/2018).

BENGKALIS – Jelang Natal dan Tahun Baru, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis mengadakan rapat anggota komunitas intelijen daerah (Kominda) di Aula Badan Kesbangpol, Kamis (13/12/2018).

Bupati Bengkalis, Amril Mukminin diwakili Asisten Tata Praja, Umi Kalsum dalam pengarahannya mengharapkan melalui forum ini dapat meningkatkan silaturahmi dan bersyukur atas kondisi Bengkalis yang sampai saat ini masih kondusif.

banner 300x250

“Namun demikian tentu kita tidak boleh terlena dengan ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang saja terjadi kapan saja dengan isu terjadinya konflik,” ujarnya.

Ditambahkan, letak geografis wilayah Bengkalis yang berhadapan langsung dengan negara tertangga Malaysia dan bagian daratan berada di lintas Sumatera sangat rawan ancaman dari luar seperti aksi tindak kejahatan, penyulundupan, norkoba dan pencurian.

“Kondisi geografis Kabupaten Bengkalis yang sangat setrategis ini sangat rawan masuknya terorisme paham-paham radikal dan aliran–aliran sesat sebagi pintu musuk ke daerah ini. Marikalah kita bekerjasama bersama elemen masayarkat untuk waspada,” harapnya.

Sebagai anggota Kominda, tambah Umi, selalu dituntut untuk terus selalu memantu perkembangan yang terjadi di masyarakat terutama mendeteksi terkait isu yang sedang berkembang.

Di samping terus mengimbau agar masayarkat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dini akan timbulnya ancaman ketertiban dan keamanan.

“Menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, kita perlu antisipasi dengan lonjakan harga sembako dan meningkatnya arus transportasi di peyeberangan Roro Air Putih Sungai Selari dan Rupat,” pesan Umi.

Kemudian pada 17 April 2019 akan berlangsung pesta demokrasi Pemlihan Legislatif dan Pilpres serta semakin maraknya tindak kejahatan Narkoba di Kabuapten Bengkalis.

“Guna mengantisipasi dan meminimalisir potensi konflik yang terjadi, kita harus selalu waspada, terus berkomunikasi dan bersilaturahmi menggali informasi tentang isu-isu aktual yang ada di Kaupaten Bengkalis dan perkembangannya,” ungkapnya.

Sebelumnya Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkalis, H Hermanto Baran mengatakan, dalam mengatisipasi ancaman terhadap intregritas nasional dan tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia, perlu dilakukan koordinasi yang baik antar unsur aparat yang dalam kegiatannya mempunyai tugas intelijen terhadap masalah yang terjadi.

“Kominda dibentuk berdasarkan keputusan Bupati Bengkalis yang beranggota sebanyak 23 orang. Falam susunan keanggotaannya Bupati Bengkalis sebagai ketua, Kasat Intelkam Polres Bengkalis sebagai ketua pelaksana, Kepala Badan Kesbangpol Bengkalis sebagia sekretaris.

Di samping itu Kominda mempunyai tugas; pertama merencanakan, mencari, mengumpul, mengoordinasikan dan mengomunikasikan informasi atau bahan keterangan intelijen dari berbagai sumber mengenai potensi gejala atau peristiwa yang menjadi ancaman terhadap setabilitas nasional bagi daerah.

Kedua memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan kepada Bupati Bengkalis mengenai kebijakan yang berkaitan deteksi dini dan peringatan dini terhadap ancam setabilitas nasional khususnya di Kabupaten Bengkalis.

Ketiga mengkaji atau mengevaluasi situasi aktual di Kabuapten Bengkalis di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, keamanan dan ketertiban masyarakat berikut masalahnya.

Keempat menciptakan jaringan informasi dan komunikasi intelijen di daerah sebagi upaya antsipasi ancaman tantangan hambatan dan ganguan di bidang politik ekonomi, sosial budaya keamana dan ketertiban masyarakat serta perkembangan masalah aktual lainya yang berkembang di tengah masyarakat.

Kelima mengadakan rapat atau pertemuan yang sesuai jadwal yang telah ditentukan

“Agenda rapat untuk mengatisipasi kondisi Kamtibmas menjelang dan setelah Pemilihan Umum Pileg dan Pilpres serentak yang akan digelar pada tahun 2019 mendatang. Selanjutnya persiapan menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, kestabilan harga menjelang tahun baru dan pengendalian dan pengawasan ketersediaan harga sembako, BBM dan gas.

Tak kalah penting adalah mengatisipasi meningkatnya arus mudik dan arus balik saat libur Natal dan Tahun Baru 2019.