oleh

Masyarakat Sungai Mandau Peragakan Cara Memikat Ayam Hutan di Festival Budaya Internasional 2019

SIAK SRI INDRAPURA – Festival Budaya Internasional dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Siak ke 20 berlangsung sangat meriah. Peserta tidak hanya dari 14 Kecamatan se Kabupaten Siak saja. Ada dari beberapa Provinsi di Indonesia hingga Negara Malaysia.

Acara yang dipusatkan di depan Istana Siak Sri Indrapura, Kamis (10/10/2019) siang ini dibuka secara resmi oleh Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi. Peserta yang melintas di depan panggung kehormatan diberikan kesempatan menampilkan persembahan dari daerahnya.

banner 300x250

Ada yang menampilkan pakaian fantasi karakter, kesenian tari, produk unggulan daerahnya seperti di sektor pertanian, peternakan, dan sebagainya. Ada juga yang memperagakan tradisi yang biasa dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, seperti dari Kecam Sungai Mandau.

Kecamatan yang dipimpin oleh Camat Novendra Kasmara dan Ketua TP PKK Ermalisa Natalia S Hum ini menampilkan busana yang ada kaitannya dengan kehidupan masyarakat dalam mencari ayam hutan, sebagai salah satu mata pencarian masyarakat di Kecamatan Sungai Mandau.

Kecamatan yang terletak cukup jauh dari Kota Siak ini masih memiliki hutan yang sangat asri. Bahkan hasil hutannya berupa rotan, damar serta madu lebah sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain dapat dijadikan modal untuk usaha, hasil hutannya ini juga membantu meningkatkan perekenomian masyarakat.

Selain itu juga, hutan di Kecamatan ini juga masih banyak dihuni oleh hewan seperti rusa, kijang serta ayam hutan. Begitu juga dengan sungainya. Sebagian warga masih memilih menjadi nelayan dan menangkap ikan dengan cara-cara tradisional.

“Tahun lalu kita tampilkan bagaimana cara menangkap ikan dengan cara tradisionalnya. Dan tahun ini penampilannya masih terkait kebiasaan masyarakat Sungai Mandau sejak dahulunya, yaitu mencari ayam di hutan,” kata Camat Sungai Mandau kepada GoRiau.com.