Tak Tuntas Tahun Ini, Sejumlah Proyek Pembangunan Infrastruktur Pemprov Riau Terkendala Faktor Alam dan Rekanan

banner 468x60

PEKANBARU – Memasuki pertengahan bulan Desember 2019, sejumlah proyek pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang didanai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau Tahun 2019, dipastikan tidak selesai sampai akhir tahun ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto menjelaskan, bahwa sejumlah pembangunan yang dipastikan tidak tuntas itu, diantaranya seperti Jembatan Sail Pekanbaru, Jembatan Koto Gasib Siak, Jembatan PT SIR yang menghubungkan Pekanbaru-Siak, dan beberapa jalan seperti jalan di Pulau Padang, Kepulauan Meranti, Masjid Raya Riau, Palas, Pekanbaru.

“Ada yang terkendala dikarenakan faktor alam, jadi tidak hanya karena kesalahan rekanan saja. Seperti jembatan di PT SIR yang menghubungkan Pekanbaru-Siak itu sudah lama terendam terus. Ini bukan kesalahan rekanan, tapi karena kondisi sekarang musim hujan. Beberapa upaya sudah dilakukan, seperti mempompa namun masih terendam. Padahal material sudah ada semua, termasuk gelagar jembatan sudah lama kita datang dari Medan,” kata Dadang di Pekanbaru, Selasa (17/12/2019).

Kendati demikian, Dadang menegaskan beberapa pekerjaan yang belum selesai tetap diberikan finalti keterlambatan.

“Besaran finalti satu permil dari nilai kontrak yang belum selesai. Tapi saya sudah ingatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), terhadap keterlambat pekerjaan kalau yakin ditambah waktu silahkan ditambah, karena dalam aturan membenarkan. Tapi kalau tak yakin putus kontrak dan blacklist,” ujarnya.

banner 970x250