BENGKALIS, (inforiau.ID) Komisi Pemilihan Umum kabupaten Bengkalis melakukan pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-kabupaten Bengkalis,sabtu 29 Februari 2020 Di gedung Kesenian Cik Puan Kab Bengkalis,Jalan Hangtuah Bengkalis.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bengkalis Fadhillah Al Mausuly menyampaikan dalam sambutannya
“Mari jaga Integritas dan tanggung jawab moral sebagai Panitia disetiap kecamatan masing-masing, karena tanggung jawab itu akan berdampak kepada masyarakat bangsa dan negara ” .
Fadhil juga menyampaikan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun ini dilaksanakan serentak pada 23 September 2020 mendatang.
Kemudian Komisi Pemilihan Umum Provinsi Riau Firdaus,SH menyampaikan,mari kita sukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun ini, karena melibatkan seluruh stakeholder yang ada di pemerintah kab bengkalis.
Firdaus mengucapkan :
“Selamat kepada rekan rekan PPK yang baru dilantik yang Luar biasa,semoga Allah meridoi tugas kita Amin”.
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Haholongan, hadiri pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Panitia Pemilihan Kecamatan.
Haholongan mengatakan, PPK merupakan perpanjangan tangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten dan akan melaksanakan kebijakan–kebijakan organisasi di tingkat kecamatan.
Keberadaan PPK sangat strategis dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis kedepan, karena PPK memiliki peran yang sangat menentukan mulai dari tahap perencanaan sampai pada tahap evaluasi.
“Kepada anggota PPK yang baru saja dilantik untuk segera berkoordinasi terkait tahapan-tahapan dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis bersama KPU dan Bawaslu kabupaten serta Panwaslu yang berada di tingkat kecamatan.
Kemudian lakukan pemutakhiran data guna penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS),” ujarnya.
Kemudian Haholongan menjelaskan, dalam menjalankan tugas, saudara-saudari dituntut bekerja secara profesional, mempunyai integritas, jujur, adil, dan senantiasa menjaga netralitas. Mengingat netralitas penyelenggara pemilu merupakan modal yang sangat penting dan berharga dalam mengawal tegaknya demokrasi di Negeri Junjungan yang kita cintai ini.
Lalu diakhir sambutannya Haholongan menambahkan, pemilukada langsung dapat dimaknai sebagai sarana pembelajaran dari praktik berdemokrasi bagi rakyat. Disamping itu, pemilukada langsung dapat dijadikan sarana untuk memperkuat peran dan tujuan otonomi daerah serta bagian dari proses kaderisasi kepemimpinan nasional.
“Selamat bekerja, berkarya dan berbakti kepada daerah yang sama-sama kita cinta ini. Mari bersama kita wujudkan pemilukada Kabupaten Bengkalis yang bermarwah dan bermartabat,” harapnya.
(Syk)




