oleh

Biaya Pemeriksaan Gejala Corona Ditanggung Pemerintah

PEKANBARU – Bagi masyarakat yang hendak memeriksakan kesehatannya karena mengalami gejala-gejala seperti terinfeksi virus Corona, di Kota Pekanbaru ada beberapa rumah sakit yang bisa didatangi.

Selain RSUD Arifin Ahmad yang ditunjuk Pemerintah Pusat sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien suspect di Riau, juga ada rumah sakit swasta seperti RS Awal Bros Sudirman, RS Ibnu Sinah, RS Santa Maria, dan RS Eka Hospital.

banner 300x250

Selain itu, ditambah beberapa rumah seperti RS Bhayangkara, RS Arhanud, dan RS Tentara.

“Prosedur tetapnya (Protap) adalah jika ditemukan suhu tubuh di atas 38 derajat celsius, bawa kerumah sakit swasta yang sudah ditunjuk. Gubernur beri keputusan bahwa, setiap kasus tidak langsung dibawa ke RSUD Arifin Achmad, dirujuk dulu ke RS Swasta, kita juga siapkan RSD Madani,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, M Noer MBS, Selasa, (17/3/2020).

Sementara itu, ditempat terpisah Plt Diskes Kota Pekanbaru, Muhammad Amin mengatakan bahwa biaya untuk pemeriksaan gejala dugaan terinfeksi Corona ini ditanggung oleh pemerintah.

“Walaupun pada akhirnya nanti, pasien yang mengalami gejala ini tidak positif,” pungkasnya.

Oleh karena itu, seperti yang diungkapkannya sebelumnya, Amin meminta kepada masyarakat jika merasakan gejala demam, flu, dan batuk ataupun gejala lain yang sesuai dengan ciri-ciri terinfeksi virus Corona, warga diminta untuk tidak segan memeriksakan dirinya ke Puskesmas terdekat.

“Jika merasakan gejala demam, flu dan batuk atau ciri-ciri yang dicurigai gejala virus tersebut, masyarakat silahkan datang saja ke Puskesmas,” ungkapnya.

Amin menjelaskan, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona ini, pihaknya telah menginformasikan kepada masyarakat dan Puskesmas untuk mewaspadai virus tersebut sejak tanggal 4 Januari lalu.

“Kita juga optimalkan pelayanan di Puskesmas untuk penanganan, pemberian informasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menyikapi virus ini,” jelasnya.

Selain itu, untuk memaksimalkan pencegahan dikarenakan sudah ada pasien yang diduga atau suspect Corona, pihaknya menghimbau agar masyarakat mengurangi semaksimal mungkin aktivitas di keramaian.

“Kita juga minta masyarakat membentengi dirinya dengan rajin cuci tangan, gunakan masker, dan konsumsi buah-buahan,” ucapnya.