oleh

Hingga Akhir Maret, Baru 26 Paket Lelang di LPSE Pelalawan

PANGKALAN KERINCI – Hingga akhir triwulan pertama 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan baru mencatat 33 paket yang masuk di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) per 31 Maret 2020.

Sementara di Rancangan Umum Pengadaan (RUP) sebanyak 135 paket, terdiri dari 68 paket konstruksi, 17 paket lengadaan barang, 31 paket konsultan lengawasan, 15 paket konsultan perencanaan dan 4 paket jasa lainnya.

banner 300x250

Dijelaskan Kepala BPBJ Pelalawan, Arip Ripani, Selasa (31/3/2020), 33 paket yang masuk terdiri dari 6 paket konstruksi, 1 paket pengadaan barang, 17 paket konsultansi pengawasan, 7 paket konsultansi perencanaan, 2 paket jasa lainnya.

“Jumlah paket lelang di LPSE ada 25 paket, terdiri dari 6 paket konstruksi, 1 paket pengadaan barang, 14 paket konsultansi pengawasan, 2 paket konsultansi perencanaan dan 2 paket jasa lainnya,” sebutnya.

Lanjutnya, sedangkan jumlah paket selesai ada 1 paket yakni paket jasa lainnya. Jumlah paket yang sedang di proses sebanyak 24 paket terdiri dari 6 paket konstruksi, 1 paket pengadaan barang, 14 paket konsultansi pengawasan, 2 paket konsultansi perencanaan dan 1 paket jasa lainnya.

“Ada 6 paket yang belum tayang, terdiri dari 1 paket konsultansi pengawasan dan 5 paket konsultansi perencanaan. Paket yang belum dilaksanakan 2 paket konsultansi pengawasan,” paparnya.

Lebih lanjut Arip Ripani menjelaskan, sesuai update per tanggal 31, sebanyak 102 paket belum masuk ke UKPBJ terdiri dari 8 paket konsultansi perencanaan, 14 paket konsultansi pengawasan, 62 paket konstruksi, 16 paket pengadaan barang dan 2 paket jasa lainnya.

“Jumlah nilai pagu paket masuk Ke BPB dari 33 paket, yaitu Rp 22.433.817.600 dan jumlah harga yang sudah selesai terkontrak dari 1 paket yaitu Rp 521.888.640,” pungkasnya, kepada GoRiau.*