BKSDA Riau Evakuasi Harimau Sumatera di Pelangiran Inhil ke Dharmasraya Sumbar

banner 468x60

TEMBILAHAN – BKSDA Riau melakukan evakuasi terhadap seekor Harimau Sumatera yang berada di areal PT RIA (Riau Indo Agro Palma) di Desa Tanjung Simpang, Pelangiran Indragiri Hilir Riau untuk dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya di Sumatera Barat.

Kapolres Indragiri HilirAKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasubag Humas, AKP Warno, di Tembilahan, Minggu (3/5/2020) mengatakan, sekira pukul 09.00 WIB, pada Sabtu (2/5), Tim Penanganan Konflik Harimau BKSDA Riau berhasil menangkap Harimau Sumatera di areal PT RIA.

banner 400x400

Harimau tersebut ditangkap menggunakan box trap yang dipasang oleh BBKSDA Riau bersama dengan HSE Arara Abadi di Petak 0226 Kanal Sekunder 41 D PT RIA Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, Inhil.

Warno mengatakan sekira pukul 18.30 WIB Harimau Sumatera yang telah berhasil diamankan itu baru bisa dievakuasi dari Petak 0226 Kanal Sekunder 41 D PT RIA Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran.

Evakuasi dilakukan dari dermaga Nursery PT RIA di Simpang Kiri Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran.

Harimau Sumatera tersebut sebelumnya dibius oleh dokter hewan BBKSDA Riau, Nanang. Selanjutnya, “kucing besar” tersebut dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya Provinsi Sumbar melalui Tembilahan dengan menggunakan kapal cepat, kata mantan Kapolsek Mandah ini.

Sekira pukul 02.30 WIB, Minggu (3/5) rombongan yang membawa Harimau Sumatera tiba di pelabuhan bongkar muat barang PT Pelindo Tembilahan.

Selanjutnya sekira pukul 04.00 WIB, harimau itu dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Pengawalan dilakukan dua personil Polsek Pelangiran.

banner 970x250