TELUKKUANTAN – Entah apa yang dipikirkan AF (22), warga Sentajo Raya bersama kekasihnya NHP (20) saat melintasi Kecamatan Pangean pada Selasa (5/5/2020) dinihari, sekitar pukul 00.30 Wib. Mobil yang dikendarainya tetap melaju kencang, padahal ruas jalan tersebut sudah diblokade masyarakat.
Dari sebuah video yang beredar, terdengar suara benturan yang keras saat mobil tersebut menghantam kayu yang memblokade jalan tersebut. Orang-orang dalam video tersebut langsung riuh dan mobil tetap melaju kencang.
Dalam potongan video lain, terlihat segerombolan massa mengejar dengan mengendarai sepeda motor. Ada juga yang berkomentar, mobil tersebut tidak bisa dikejar karena kecepatan 180 KM per jam. Mobil itu melaju kencang ke arah Cerenti, meninggalkan kaca spion. Spion itu diduga lepas setelah menghantam kayu blokade jalan.
Sekitar 15 menit sebelum itu, beredar informasi di Facebook tentang adanya aksi perampokan di daerah ekstan Sentajo Raya. Para terduga mengendarai mobil menuju Pangean. Atas dasar informasi tersebut, warga Pangean melakukan blokade jalan untuk mencegat mobil yang diduga.
Mobil yang ditunggu akhirnya datang. Bukannya berhenti, malah semakin kencang dan menabrak blokade yang dibuat masyarakat. Karena itu, kecurigaan masyarakat semakin meningkat, bahwa mobil itu dikendarai oleh kawanan rampok.
Sementara itu, personil Polsek Pangean baru saja mendapat informasi terkait adanya kawanan rampok yang akan lewat di depan markasnya. Ketika hendak mencegat di jalan, ternyata mobil yang dicurigai sudah lewat.
“Kami ditelpon Camat Pangean, bahwa beliau dapat info dari Ampi, orang Pangean yang tinggal di Sukaraja. Lalu, kami baru mau turun ke jalan untuk mencegat, ternyata mobil tersebut sudah lewat dengan kecepatan tinggi,” papar AKP Hendra Setiawan, SH, Kapolsek Pangean, Selasa (5/5/2020).
Dikatakan Hendra, mobil tersebut melaju kencang dan terlihat kaca sudah pecah. Karena tak mungkin melakukan pengejaran, Kapolsek Pangean langusng berkoordinasi dengan Kapolsek Kuantan Hilir.
“Nah, Polsek Kuantan Hilir juga kebobolan. Mobil terus melaju kencang ke arah Cerenti. Kemudian, Kapolsek Kuantan Hilir berkoordinasi dengan Kapolsek Cerenti. Nah, mobil berhasil disetop oleh Polsek Cerenti,” papar Hendra.
Setelah diamankan, lanjut Hendra, ternyata mobil tersebut berisi sepasang kekasih. Adalah AF dan NHP, sepasang sejoli yang sedang dimabuk cinta.
“Ternyata info tersebut salah. Untung bisa diamankan Polsek, kalau dapat dijalan pasti sudah dimassa, sebab informasi tentang perampokan banyak beredar di medsos,” ujar Hendra.
Untuk saat ini, masyarakat Pangean meningkatkan keamanan lingkungan. Dimana, pos-pos ronda kembali diaktifkan sebagai antisipasi terjadinya tindak kejahatan.










