oleh

Perempuan Sudah Tidak Perawan Tandanya Pernah Berhubungan Badan? Ini Kata Dokter

Wanita yang masih perawan identik dengan selaput dara yang masih utuh atau belum mengalami perobekan. Banyak masyarakat yang percaya, wanita dengan selaput dara robek sudah tidak perawan lagi, tetapi benarkah?

Mengutip dari akun youtube Dokter 24 dengan tema “Tidak BERDARAH Saat Berhubungan, Tidak Perawan?” dr GM. Silvia. M, Msc mengatakan, keperawanan bukan soal keutuhan selaput dara. “Keperawanan adalah sudah pernah melakukan hubungan badan. Jadi bukan hanya masalah selaput dara masih utuh atau tidak,” ujarnya.

Keperawanan seseorang dilihat dari proses penetrasi atau hubungan badan yang terjadi. Jika sebelumnya ada penetrasi, maka bisa dibilang sudah tidak perawan.

dr Silvia

Selain itu, dr GM. Silvia menjelaskan, tidak semua wanita saat pertama melakukan hubungan badan mengalami pendarahan. Ada beberapa aktivitas yang membuat selaput dara robek, seperti olahraga berkuda, bersepeda, masturbasi menggunakan alat bantu seks, penggunaan tampon, dan tindakan medis tertentu.

Secara struktur, selaput dara perempuan sering kali dianggap sebagai selaput yang utuh dan tidak berlubang. Selaput dara terletak di mulut vagina perempuan. Padahal bentuk selaput dara sebenarnya sangat variatif. Oleh sebab itu, untuk melihat adanya selaput dara, bibir miss V atau di dunia medis disebut sebagai vulva harus dibuka dan juga dilakukan pemeriksaan dalam.

“Pada umumnya, pemeriksaan keperawanan dilakukan dengan memeriksa keadaan selaput dara. Istilah keperawanan itu sendiri, ada atau tidaknya selaput dara pada liang vagina seorang wanita,” ungkapnya.

Saat masih bayi selaput dara cenderung kaku dan juga keras. seiring bertambahnya usia selaput dara dapat menipis. Selaput dara bisa dijahit seperti semula, tetapi tindakan ini banyak menjadi perbincangan, karena pada umumnya tindakan tersebut hanya untuk tampilan, bukan untuk kesehatan.

Selain itu, dr GM. Silvia mengatakan, keperawanan tidak dapat dilihat dari cara berjalan seorang wanita, karena bentuk tubuh dan gaya berjalan seseorang berbeda-beda. Oleh karena itu, keperawanan seorang wanita tidak bisa dipastikan hanya dengan melihatnya saja. Tetapi banyak hal yang harus dilakukan untuk mengetahui keperawanan seorang wanita.

(hel)

Sumber : okezone.com