oleh

Wisata Alam Mayang Batasi Pengunjung Hanya 25 Persen, Sudah Dikunjungi 200an Orang Dihari Pertama

PEKANBARU – Taman rekreasi dan hiburan Alam Mayang sudah kembali beroperasi dan menerima pengunjung mulai hari ini, Sabtu (30/5/2020). Namun, jumlah pengunjung dikurangi hanya 25 persen sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

“Memasuki new normal ini, kita sudah diperbolehkan buka lagi, tetapi harus mengikuti protokol kesehatan terkait Covid-19. Maka kita juga membatasi jumlah pengunjung sebanyak 25 persen, yaitu hanya sekitar 3.000an pengunjung dari kapasitas kita sebesar 15.000 pengunjung,” ujar Pengelola Alam Mayang, Riyono saat dikonfirmasi Goriau.com.

banner 300x250

Selain itu, Riyono mengatakan bahwa pihaknya juga menyiapkan petugas untuk melakukan pengecekan suhu pengunjung di pintu masuk dan menyiapkan pos kesehatan. Ia juga menyiapkan petugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan dilingkungan Alam Mayang sebelum dan sesudah beroperasi.

Sementara itu, Riyono mengatakan jumlah pengunjung yang datang di hari pertama pembukaan Alam Mayang ini cukup mendekati target. Pasalnya, sudah sekitar 200 pengunjung yang datang, terhitung pukul 13.00 WIB tadi.

“Kita juga tidak mengharapkan ledakan pengunjung, karena mengkhawatirkan suasana psikologis terkait Covid-19. Jadi tadi kita sudah menerima sekitar 200 pengunjung, dan itu saya kira sudah mencapai target kita saat ini,” terangnya.

Riyono melanjutkan pihaknya juga terus melakukan pemantauan tentang informasi perkembangan Covid-19 melalui media pers. Pasalnya, informasi tersebut akan memengaruhi apakah pembukaan Alam Mayang akan terus dilanjutkan atau sebaliknya.

“Kita juga memantau pemberitaan media, kemarinkan ada beritanya yang mengatakan akan ada gelombang kedua Covid-19 pada Juni mendatang. Jika ternyata itu tidak ada pengaruhnya, kemungkinan Juni kita sudah bagus semuanya,” paparnya.

“Untuk pertama-tama ini, kita baru membuka lima wahana dan semuanya wahana darat. Karena kita baru mempersiapkan semuanya tiga hari sebelum buka dan banyak pekerjaan yang masih harus digesa di lapangan sebelum kita membuka wahana permainan,” pungkasnya.