oleh

Warga Bengkalis yang Diterkam Harimau Dapat 17 Jahitan, Begini Kronologinya

BENGKALIS – Sopian, warga Desa Sepahat Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis Riau, korban diterkam harimau sumatera(pantheratigris sumatrae) akhirnya di rujuk ke RSUD Dumai untuk dilakukan perawatan intensif.

“Korban mengeluh ada kesakitan pada beberapa luka akibat cakaran harimau dan kita rujuk ke RSUD Dumai, ” ujar Kepala UPT Puskesmas Tenggayun Masikun ketika dihubungi, Kamis (4/6/2020).

banner 300x250

Menurut dia, hasil diagnosa menunjukanada sekitar 17 titik luka sehingga korban memerulukan100 jahitan. Korban yang berusia 50 tahun itu merintih kesakitkan dan diduga ada keretakan pada bagian tulang akibat cakaran harimau.

“Karena peralatan di puskemas tidak memadai, makanya korban kita rujuk ke RSUD Dumai untuk dilakukan rontgen dan luka pada bagian yang retak tersebut bisa ditangani dengan lebih baik, ” kata Masikun.

Dijekaskan Masikun, korban diserang harimau sedang menoreh getah. Korban sempat melakukan perlawanan menggunakan kayu yang ada di lokasi kebun karet tersebut.

“Korban melawan harimau tersebut menggunakan kayu dan kemudian memanjat batang karet untuk menyelamatkan diri dan saat itulah harimau mencakar kaki korban dan kemudian pergi meninggalkan lokasi perkebunan tersebut,” kata Masikun.

Warga desa Sepahat Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis Riau itu mengalami luka disekujur tubuh akibat diterkam harimau ketika sedang menoreh getah di kebunnya, Kamis, (4/6) sekitar pukul 07.00 WIB. Kapolsek Bukit Batu Kompol Hendrik ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Memang benar, Sopian warga Dusun Murni Desa Sepahat yang diterkam harimau sudah dibawa ke Puskesmas Tenggayun untuk dirawat atas luka di sekujur tubuh akibat diterkam harimau,” ujar Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, kronologis kejadian tersebut berawal ketika korban pada pagi bekerja menoreh getah kebun miliknya yang berada di belakang musholla Daimun Desa Sepahat.

“Saat menoreh tiba-tiba dari arah belakang datang seekor harimau mendatangi korban dan langsung diserang, ” kata Kapolsei.

Pada saat diserang kata Kapolsek korban mencoba untuk melawan dengan menggunakan kayu dan akhirnya harimau tersebut pergi meninggalkan korban.

“Dalam keadaan luka sekujur tubuh korban memanggil warga dan akhirnya di evakuasi ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan, dan kejadian ini sudah dilaporkan ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA), “ujar Kapolsek.