oleh

Selama Pandemi, 20 Tenaga Medis hingga Pegawai Fasyankes di Riau Terpapar Covid-19

PEKANBARU – Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang tak luput dari wabah atau Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Terhitung mulai 18 Maret 2020, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Riau telah mengonfirmasi di wilayahnya terdapat satu kasus positif Covid-19 pertama. Sejak saat itu lah, Tim Gugus Tugas dan tenaga kesehatan di Riau mulai ‘berperang’ melawan Covid-19.

Selama masa Pandemi Covid-19, tenaga kesehatan tentunya merupakan garda terdepan dalam ‘peperangan’ ini. Kondisi ini sekaligus menempatkan tenaga medis sebagai salahsatu kelompok berisiko dan rentan terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, bahwa selama menangani Covid-19 di Riau, terhitung sudah ada 20 tenaga kesehatan dan pegawai di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) di Riau yang terpapar Covid-19.

“Kasus positif pada sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di Fasyankes se-Riau ada 20 kasus, mulai dari dokter, perawat hingga satpam yang bekerja di Fasyankes,” kata Mimi di Pekanbaru, Minggu (5/7/2020).

Adapun rincian 20 kasus positif di Fasyankes ini, kata Mimi, tujuh orang diantaranya merupakan dokter, empat perawat, dua orang analis, satu orang rekam medis, satu orang pegawai tata usaha Puskesmas, satu orang instalasi pemeliharaan sarana dan prasarana rumah sakit (IPSRS), satu orang surveilans, satu orang bagian pelayanan medik, satu orang bagian promosi kesehatan rumah sakit (PKRS), dan satu orang satpam.

Sedangkan sebaran kasusnya, yaitu empat tenaga medis dan satu karyawan di RSUD Puri Husada Tembilahan Inhil, satu dokter internship di Puskesmas Rumbai, satu orang analis laboratorium di RSUD Taluk Kuantan Kuansing, satu orang dokter di RS Efarina Pelalawan, satu orang nakes di RS Surya Insani.

Kemudian, dua orang di Puskesmas Sungai Sembilan, dua orang di Puskesmas Jaya Mukti, satu orang di RSUD Mandau, satu orang di RSUD Bengkalis, satu orang di Puskesmas Gajah Mada, satu orang di Puskesmas Bukit Timah, satu orang di Klinik Mitra Keluarga, satu orang di KKP Dumai dan satu orang di Dinkes Dumai.

“Sekarang masih ada beberapa yang dirawat diantaranya pasien di RSUD Taluk Kuantan dan RS Surya Insani. Selebihnya, Alhamdulillah sudah sembuh,” ujarnya.