PEKANBARU – Ketua DPRD Riau, Indra Gunawan Eet membantah menerima uang ‘ketuk palu’, saat bersaksi di dalam persidangan dugaan perkara suap dan gratifikasi proyek Jalan Duri-Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru.
Sebelumnya, dalam kesaksian Firzal Fudhail dan Abdurrahman Atan, selaku mantan anggota DPRD Bengkalis. Membeberkan kalau Indra Gunawan Eet ada menerima uang ketuk palu yang diserahkan dalam satu plastik hitam.
“Pernah menerima uang Rp. 50 juta dari Sahrul, orangnya Jamal Abdillah (Ketua DPRD Bengkalis saat itu). Katanya uang ketuk palu. Tapi saya tidak tahu sumber uang dari mana. Ada tiga bungkus plastik hitam, satu untuk saya, dua lagi untuk Amril Mukminin dan Indra Gunawan Eet,” ujar Firzal, pada kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (2/7/2020).
Terkait kesaksian Firzal itu kemudian Hakim Ketua, Linlin, menanyakan kepada Indra Gunawan Eet saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (9/7/2020). Namun Eet membantah ada menerima uang ketuk palu tersebut.
“Saya tidak ada menerima uang itu Yang Mulia. Saya tidak ikut rapat, karena saya tidak ada jabatan saat itu,” jawab Eet.
Mendengar jawaban Eet itu, kemudian Hakim menyampaikan apa yang diucapkan Firzal pada sidang sebelumnya. Kalau Eet menerima uang ketuk palu dan diserahkan langsung oleh Firzal di salah satu hotel di Pekanbaru. Menanggapi hal itu, Eet tetap pada jawabannya, kalau ia memang tidak ada menerima uang.
“Tidak ada yang Mulia. Saya kan tadi sudah disumpah,” yakin Eet.
Kemudian Hakim menegaskan kepada Eet agar memberikan kesaksian yang benar. Sebab tiga saksi yang sebelumnya dimintai keterangan mengatakan kalau Eet menerima uang tersebut.
“Saya ingatkan saudara ya, silahkan saudara membantah seperti itu. Saudara sudah disumpah, kalau sumpah palsu akan ada ancaman hukumannya,” tegas Lilin.
Usai memberikan kesaksian, Indra Gunawan Eet, saat diwawancarai awak media terkait bantahan itu. Juga mengatakan hal yang sama, kalau ia tidak menerima uang sepeserpun.
“Tidak ada menerima, tidak pernah menerima. Insyaallah tidak ada menerima,” ujar Eet lalu meninggalkan awak media.










